SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22 Juli 2025) – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumbawa melanjutkan kegiatan sosialisasi dan pembinaan program “Gerakan Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana”.
Kali ini di Camat Moyo Hilir. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan Pokja IV PKK Kabupaten di empat kecamatan.
Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, mengapresiasi semangat Pokja IV yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada TP PKK Kecamatan Moyo Hilir yang telah menyiapkan lokasi kegiatan serta menghadirkan para Ketua TP PKK Desa dan Pokja IV dari seluruh desa di kecamatan tersebut.
“Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius, karena Gerakan Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana ini sangat penting. Melalui gerakan ini, keluarga PKK bisa berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan, kelestarian lingkungan, dan perencanaan hidup sehat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Moyo Hilir,Aminah Widodo, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini di wilayahnya. Ia berharap kader-kader PKK desa dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan tangguh menghadapi bencana.
Materi pertama disampaikan Syarifah, S.Sos., M.Si, yang menekankan pentingnya partisipasi aktif keluarga PKK dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Ia mengajak ibu-ibu PKK untuk tidak hanya sadar, tetapi juga beraksi nyata mulai dari kebiasaan tidak membuang sampah sembarangan, hemat energi, hingga melakukan penghijauan pekarangan rumah.
Menariknya, Syarifah memperkenalkan konsep “Ransel Doraemon” tas siaga bencana yang harus selalu siap di rumah berisi makanan, pakaian, obat-obatan, dan perlengkapan penting lainnya yang akan sangat membantu saat terjadi bencana.
“Ransel ini harus disimpan di tempat yang mudah dijangkau, agar bisa segera dibawa jika keadaan darurat terjadi,” imbaunya.
Dilanjutkan oleh pemateri kedua, Hj. Nur Atika, S.ST., M.M.Inov, yang menyampaikan pentingnya PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Ia mengajak seluruh kader PKK untuk membiasakan perilaku hidup sehat mulai dari mencuci tangan dengan benar, minum air bersih, memberi ASI eksklusif, hingga konsumsi makanan bergizi. Ia juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap Stunting dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Di sesi terakhir,Saridewi, S.Pd, memberikan penguatan dari sisi pengelolaan keuangan keluarga. “Ibu-ibu harus menjadi manajer keuangan keluarga yang bijak. Jangan tergoda gaya hidup mewah, tapi utamakan pemenuhan gizi anak dan kebutuhan dasar keluarga,” ujarnya.
Acara sosialisasi dikemas dalam suasana santai dan penuh keakraban. Gelak tawa dan semangat peserta yang mayoritas ibu-ibu PKK membuat kegiatan berlangsung hidup dan interaktif.
Dengan kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Sumbawa berharap kader-kader PKK semakin siap menjadi garda terdepan dalam membangun keluarga mandiri yang sehat, tanggap, dan tangguh terhadap bencana. (SR)






