Sumbawa Barat. Samawarea. Com. 19 Juni 2025 Ribuan warga dari seluruh kecamatan bergerak serempak memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan aksi gotongroyong bersih-bersih lingkungan di masing-masing kecamatan.
Khusus kecamatan Taliwang, kegiatan terpusat di kompleks Kantor Bupati KSB. Kegiatan ini menjadi istimewa dengan peluncuran gerakan bertajuk “Gas Libas”, singkatan dari Gerakan Aksi Serentak Lingkungan Indah, Bersih, Aman, dan Sehat.
Lebih dari 5.000 peserta yang terdiri dari aparatur sipil negara, masyarakat umum, pelajar, dan perwakilan dunia usaha ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya membersihkan lingkungan sekitar secara gotong royong, tetapi juga mengikuti siaran langsung (live streaming) yang memantau jalannya aksi secara real time dari seluruh kecamatan.
“Gas Libas menjadi bentuk konkret dari keterhubungan antara tema global Hari Lingkungan Hidup dan semangat lokal masyarakat Sumbawa Barat. Kami ingin aksi ini tidak berhenti sebagai simbol, tetapi menjadi budaya bersama yang berkelanjutan,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup KSB, Aku Nur Rahmadin, S.Pd., M.M.Inov.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengurangan sampah plastik, DLH KSB juga meniadakan penggunaan air kemasan plastik dalam seluruh rangkaian kegiatan. Langkah ini dipilih untuk memberikan pesan kuat bahwa perubahan gaya hidup ramah lingkungan harus dimulai dari kebiasaan kecil dan nyata.
Tak hanya itu, dalam momentum ini DLH KSB juga memaparkan capaian penting dalam pengelolaan lingkungan hidup. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) KSB tercatat sebesar 80,92 dengan kategori baik, menjadikannya yang terbaik di antara 10 kabupaten/kota se-NTB.
Capaian ini mencerminkan keberhasilan pengelolaan tiga indikator utama. Indeks kualitas udara mencapai 94,84 dengan kategori sangat baik, mencerminkan kondisi udara yang bersih dan sehat. Sementara itu, indeks kualitas lahan sebesar 93,48 juga menempati posisi teratas di NTB, menandakan lahan yang relatif bebas dari pencemaran.
Adapun indeks kualitas air berada pada angka 58,62 dengan kategori sedang, namun tetap menjadi yang terbaik dibandingkan daerah lain di NTB. Gabungan seluruh indikator ini menunjukkan bahwa KSB tidak hanya memiliki komitmen tinggi terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga telah menunjukkan hasil yang konkret dan terukur.
Peluncuran Gas Libas secara resmi dilakukan oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si. Bupati Amar menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Alam hari ini semakin sulit beradaptasi dengan manusia. Maka manusialah yang harus beradaptasi dengan alam. Kita membutuhkan lingkungan hidup yang baik, bukan hanya untuk kita saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang,” tegasnya.
Bupati Amar juga menyampaikan bahwa gerakan ‘Gas Libas’ akan segera diformalkan melalui Peraturan Bupati, agar memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat didukung melalui anggaran daerah (APBD). “Gas Libas akan menjadi gerakan resmi bersama pemerintah dan masyarakat. Ini bukan sekadar kampanye, tetapi komitmen bersama untuk masa depan lingkungan kita,” tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemantauan langsung oleh Wakil Bupati KSB, Hj. Hanipah, S.Pt, yang melakukan pengecekan gotong royong secara live streaming ke seluruh kecamatan.






