Hari ini, 247 Jamaah Haji Sumbawa Diberangkatkan ke Tanah Suci, inilah 10 Penyakit yang Diderita

oleh -1468 Dilihat
JCH asal Sumbawa Kloter 012 Embarkasi Lombok (LOP) bersama Petugas Haji Daerah (PHD), Dr. Budi Prasetiyo (Sekda Sumbawa) di BIZAM

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17 Mei 2025) – Sebanyak 247 jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci Makkah, Sabtu, 17 Mei 2025 pukul 01.10 Wita melalui Kloter 012 Embarkasi Lombok (LOP) dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia (GIA5105).

Jamaah diperkirakan tiba di Makkah pada pukul 09.10 WAS di hari yang sama dan akan menempati Hotel Makarem Difayat Al Bait, yang berada di Sektor 10, Misfalah.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, H. Faisal Salim S.Ag., M.M.Inov yang dihubungi samawarea, Sabtu (17/5) pagi, menyebutkan Kloter 012 ini terdiri dari 119 jamaah laki-laki dan 128 perempuan, termasuk para petugas haji yang akan mendampingi selama proses ibadah berlangsung.

Ketua Kloter, Abdul Azis, serta pembimbing ibadah, Abdul Latif Muhammad Saleh, bertugas memastikan kelancaran dan kenyamanan jamaah dalam menjalankan rangkaian ibadah. Sementara itu, tim kesehatan kloter diketuai dr. Husni Mubarak Zainal, didampingi perawat Diah Rosanty Santoso.

Berdasarkan laporan medis, ungkap Kepala Kemenag yang disapa Dea Guru Faisal ini, bahwa jamaah kloter 012 ini banyak yang memiliki kondisi penyakit kronis, dengan hipertensi, diabetes tipe 2, dan hiperlipidemia sebagai tiga besar kasus terbanyak.

Ada 10 penyakit terbanyak yang dialami jamaah. Yakni, Hipertensi Primer 84 orang, Diabetes Tipe 2 sebanyak 44 orang, Hiperlipidemia Campuran 41, Kolesterol Tinggi 34, Hiperlipidemia Tidak Spesifik 23, Diabetes dengan Komplikasi Neurologis 13, Penyakit Jantung Hipertensif 11, Diabetes Tanpa Komplikasi 11, Gastritis: 9 dan Bronkitis Akut 7 orang.

Dalam aspek kerentanan kesehatan, sebanyak 30 jamaah masuk kategori PRisti (potensi risiko tinggi), 39 Risti berat, 60 Risti sedang, dan 76 Risti ringan, sementara 68 jamaah dinyatakan tidak memiliki risiko khusus. Selain itu, sebanyak 132 jamaah berusia di atas 60 tahun, menunjukkan dominasi usia lanjut dalam kloter ini,” beber Dea Guru Faisal.

Berdasarkan laporan Dr. Budi Prasetyo (Sekda Sumbawa), Megawati Lestari, dan Lalu Ahmad Nur Aulia selaku Petugas Haji Daerah (PHD) yang ikut mendampingi, menyebutkan terdapat dua jamaah yang mengalami demensia ringan dan dalam pengawasan ketat selama di Tanah Suci. Hingga saat ini, tidak ada jamaah yang dirujuk ke rumah sakit maupun tertunda keberangkatannya.

Dengan persiapan matang dan semangat yang tinggi, keberangkatan jamaah haji Sumbawa ini berlangsung lancar dan penuh haru. Masyarakat diharapkan turut mendoakan keselamatan serta kelancaran ibadah para tamu Allah ini,” pungkasnya. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *