Banyak Jamaah Haji Terkendala Masuk Kawasan Masjidil Haram, Jamaah Asal Sumbawa Aman

oleh -1051 Dilihat

MAKKAH, samawarea.com (27 Mei 2025) — Pelaksanaan ibadah haji tahun ini diwarnai dengan sejumlah persoalan, terutama saat jamaah hendak memasuki kawasan Masjidil Haram. Banyak jamaah dilaporkan tidak dapat masuk ke area haram karena keterbatasan akses dan belum memiliki kelengkapan dokumen, seperti Kartu Nusuk yang diwajibkan pemerintah Arab Saudi tahun ini. Akibatnya, sebagian jamaah terlantar dan bahkan ada yang terpisah dari rombongan.

Namun, kondisi ini tidak dialami oleh jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Jamaah dari daerah ini terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 8 dan Kloter 12, dan dilaporkan dalam kondisi baik serta telah menjalani rangkaian ibadah dengan tertib.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, yang juga bertindak sebagai Ketua Rombongan, menyampaikan bahwa seluruh jamaah asal Sumbawa telah memiliki Kartu Nusuk sebagai syarat utama untuk mengakses berbagai layanan selama di tanah suci.

“Alhamdulillah sampai sejauh ini, jamaah haji asal Sumbawa dalam keadaan baik dan sudah memiliki Kartu Nusuk. Kartu ini berfungsi sebagai identitas sekaligus ‘tiket’ untuk mengakses layanan dan mengikuti seluruh tahapan ibadah haji,” ujar Doktor Budi di Tana Suci Makkah saat dihubungi samawarea.com, Selasa, 27 Mei 2025.

Lebih lanjut, Doktor Budi berharap seluruh jamaah tetap diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menunaikan rukun Islam kelima ini. “Doakan semoga seluruh jamaah tetap sehat dan dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik. Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin,” pintanya.

Untuk diketahui, Pemerintah Arab Saudi tahun ini memang memperketat pengawasan dan sistem layanan haji dengan mewajibkan penggunaan Kartu Nusuk, seiring dengan upaya digitalisasi dan pengendalian jumlah jamaah di tempat-tempat suci. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *