MATARAM, samawarea.com (14 Mei 2025) – Aksi premanisme kembali terjadi di Kota Mataram. Kali ini, dua pria melakukan perampasan sepeda motor tengah jalan. Aksinya terekam kamera warga sehingga videonya di media sosial, mengundang perhatian publik dan pihak kepolisian.
Menindaklanjutinya, Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat dan berhasil meringkus dua terduga pelaku pada Kamis, 1 Mei 2025.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., Rabu (14/5/2025), menjelaskan kronologi kejadian. Menurutnya, korban sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat di wilayah Kota Mataram ketika tiba-tiba dihadang oleh dua orang tak dikenal.
“Kedua pelaku memepet dan memberhentikan korban secara paksa, lalu mengintimidasi korban hingga akhirnya motor dibawa kabur,” ungkap Kombes Kholid.
Beruntung, aksi tersebut sempat direkam warga dan tersebar luas di media sosial. Video itu kemudian menjadi petunjuk awal bagi polisi dalam mengidentifikasi para pelaku. Setelah melakukan penyelidikan intensif, tim Jatanras berhasil melacak dan menangkap kedua pria tersebut di kawasan Cakranegara, Mataram.
Keduanya diketahui berinisial NPS (42) dan IBA (37), warga Cakranegara. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor milik korban.
“Penangkapan ini bagian dari Operasi Pekat II Rinjani 2025, yang fokus menekan angka kriminalitas, khususnya aksi premanisme dan kekerasan jalanan,” tegas Kholid.
Polda NTB mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat, termasuk melalui media sosial, dalam membantu pengungkapan kasus kejahatan. Masyarakat pun diimbau untuk segera melapor jika mengalami atau menyaksikan tindak kriminal serupa. (SR)






