SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17 April 2025) – Sudah dua minggu ini, masyarakat yang melintas ruas jalan Lantung—Ropang, merasa terganggu. Pasalnya, badan jalan tertutup material batu dan lumpur akibat longsor. Titik paling parah terdapat di lokasi Batu Batang.
Saat longsor hari pertama yang disebabkan hujan deras, air meluncur bebas membawa material sehingga sulit dilalui kendaraan. Kemacetan sempat terjadi dan mulai reda setelah beberapa jam. Selama dua minggu, belum ada instansi terkait yang turun menangani.
Melihat pembiaran ini, Anggota DPRD Sumbawa, Juliansyah SE, turun tangan. Wakil rakyat dari Partai Demokrat yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap kepentingan masyarakat ini, langsung mengerahkan alat berat untuk menyingkirkan material dan menata jalan. Semua ini dilakukan menggunakan dana pribadi.
Tindakan peraih suara terbanyak di Dapil 2 meliputi Kecamatan Lape, Lopok, Moyo Hulu, Lenangguar, Ropang, Lantung, Orong Telu dan Lunyuk tersebut, bukan kali ini saja. Sebelumnya pria yang berlatar pengusaha ini mengorganisir perbaikan jalan dengan menurunkan sejumlah alat berat dan dump truck untuk melakukan penimbunan dan pengerasan di beberapa titik jalan menuju Ropang dan Lantung yang berlubang dan dipenuhi kubangan air.
Kemudian memperbaiki jalan lingkungan di Desa Ropang, Kecamatan Ropang. Jalan lingkungan sepanjang ratusan meter itu dikerjakan di dua titik yakni satu jalur dari jalan aspal menuju lapangan, dan jalan lingkungan Dusun Semaning. Sebelum diperbaiki, jalan tersebut berlumpur dan licin, sehingga sulit dilalui kendaraan. Tidak jarang, para pengendara terjatuh karena kondisi jalan yang buruk.
Juliansyah SE yang dihubungi samawarea.com, Kamis (17/4/25), menekankan pentingnya tindakan cepat demi keselamatan publik. Karenanya penanganan harus dilakukan. Namun Ia tidak bisa menunggu pemerintah turun tangan, karena jalur birokratis yang ribet.
Karena itu Ia berinisiatif melakukan perbaikan jalan ini meski menggunakan dana pribadi. “Jika dibiarkan terus, bukan hanya kerugian material yang ditimbulkan, tetapi juga bisa menimbulkan korban jiwa,” ungkap anggota Komisi II DPRD Sumbawa ini.
Ia berharap agar setelah aksi perbaikan ini, pemerintah dan dinas terkait akan lebih serius memperhatikan kondisi jalan dan segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan secara permanen. Juliansyah juga menekankan bahwa jalan yang menghubungkan Kecamatan Ropang dan Lantung adalah vital, tidak hanya untuk mobilitas masyarakat, tetapi juga untuk distribusi barang dan jasa.
Selain itu, Juliansyah juga berjanji akan terus memperjuangkan anggaran untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan di wilayah tersebut. Dalam jangka panjang, penting untuk memitigasi potensi longsor agar kejadian serupa tidak terulang.
“Ini bukan hanya soal memperbaiki jalan yang rusak. Tapi bagaimana kita menjaga keselamatan masyarakat dan memastikan infrastruktur di daerah ini tetap aman dan layak. Saya akan terus berjuang agar pembangunan dan perbaikan jalan menjadi prioritas,” tegas Juliansyah.
Jack, warga Ropang, menyambut baik tindakan cepat ini dan berharap agar tidak ada lagi penundaan dalam perbaikan infrastruktur yang sangat dibutuhkan demi kelancaran aktivitas dan keselamatan mereka. Dengan langkah cepat yang diambil Juliansyah, diharapkan dampak kerusakan dapat diminimalisir hingga pemerintah dapat memberikan perhatian yang layak terhadap infrastruktur jalan di daerah tersebut. (SR)






