SUMBAWA BESAR, samawarea.com (2 Januari 2024) – Kepala Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharuddin, Tri Pono Basuki Wijianto, S.ST mengaku cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini berdampak terhadap penerbangan di bandaranya khususnya terhadap jumlah penumpang.
Belakangan ini jumlah penumpang menurun. Sebagian penumpang lebih memilih jalur darat. Meski demikian kondisi itu tak membuat durasi penerbangan keberangkatan dan kedatangan pesawat berubah.
“Memang ada penurunan jumlah penumpang seperti yang terjadi Bulan November dan Desember kemarin. Biasanya per hari antara 100 sampai 120 penumpang. Kalau sekarang 70-90 orang saja,” kata Tripono yang ditemui di Polres Sumbawa, belum lama ini.
Kendati demikian untuk jadwal penerbangan ungkapnya, masih sama dua kali dalam sehari. “Penerbangan tetap ya, ada Sumbawa-Lombok, dan Sumbawa-Denpasar Bali,” katanya.
Mengingat cuaca yang tidak menentu, Tripono mengaku tetap berkoordinasi dengan BMKG. Rekomendasi dari BMKG menjadi syarat untuk penerbangan. “Apakah nanti delay, pergeseran ataupun lanjut penerbangan, itu tergantung dari informasi BMKG,” beber Tripono. (SR)






