Jarot-Ansori Setuju Mo-BJS Lanjutkan Program STBM

oleh -440 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (18 November 2024) – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah – H. Burhanuddin Jafar Salam SH MH menyatakan bahwa program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sudah diterapkannya. Sebab dengan program tersebut mampu menciptakan lingkungan yang baik, membentuk pola hidup sehat masyarakat, dan secara preventif mencegah penyakit.

Saat Debat Publik Kedua yang digelar KPU Sumbawa di Hotel Sernu Raya, Minggu (17/11), pasangan yang disingkat Mo-BJS mengajukan pertanyaan kepada pasangan Jarot Ansori. “Apakah anda setuju apa yang sudah dilakukan Haji Mo terkait STBM dan apakah ini perlu kami lanjutkan ?” tanya Mo-BJS kepada Jarot Ansori.

Menjawab hal itu, Cabup Jarot menyatakan setuju, dan penting untuk dilanjutkan karena sangat bagus. Bahkan jika mereka terpilih, pasangan Jarot Ansori berkomitmen untuk melanjutkan dan mengembangkan program STBM yang sudah diterapkan Haji Mo.

“Alhamdulillah, anda setuju dengan yang sudah dilakukan Haji Mo, biarkan kami melanjutkannya agar berkesinanbungan,” timpal BJS—Cawabup nomor urut 4 ini.

Menurut BJS, STBM tidak hanya mengedepankan perbaikan sanitasi, tetapi juga mendidik masyarakat untuk lebih peduli dengan kebersihan dan kesehatan lingkungan di sekitar mereka.

Program ini juga memiliki tujuan preventif yang sangat penting, yaitu mencegah penyakit yang sering kali muncul akibat sanitasi yang buruk, seperti diare, kolera, dan penyakit kulit. Dengan STBM, masyarakat diberdayakan untuk menjaga kebersihan lingkungan mereka, yang pada gilirannya akan menurunkan angka penyakit yang berkaitan dengan sanitasi buruk.

Kemudian Mo—BJS akan melakukan pengembangan dan perluasan program STBM ke seluruh wilayah Sumbawa, termasuk daerah-daerah yang masih kekurangan akses terhadap sanitasi yang layak. Mo-BJS ingin memastikan bahwa setiap rumah tangga, terutama yang berada di daerah pedesaan dan pelosok, dapat memiliki akses ke fasilitas sanitasi yang memadai.

Mo—BJS juga menekankan bahwa keberhasilan program STBM sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, pihaknya akan terus mengedukasi dan mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan bahwa fasilitas sanitasi seperti WC yang layak dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami sudah mengintegrasikan STBM dengan program pembangunan lainnya, seperti pembangunan infrastruktur air bersih, program pemberdayaan keluarga, dan pendidikan kesehatan. Dengan pendekatan yang lebih holistik, program STBM dapat lebih efektif dan menyeluruh,” pungkasnya. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *