Team Z.o Komit Menangkan Zul – Uhel

oleh -554 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (14 Oktober 2024) – Team Z.o yang dikomandani Zohran Orek, komit untuk memenangkan pasangan Zul – Uhel pada Pilkada Gubernur NTB 2024 mendatang.

Kedatangan Cagub Dr. Zulkieflimansyah di Markas Z.o yang merupakan kediaman Zohran Orek di Jalan Bypas Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes, Minggu (13/10/2024) malam, disambut hangat.

Pertemuan tersebut tidak formal dan berlangsung santai penuh keakraban, sehingga terlihat tidak ada jarak atau sekat antara calon pemimpin dengan warga.

Pertemuan itu digagas oleh Ketua Team Z.o yang merupakan teman sekolah Dr. Zul semasa SMA dulu.

Dalam kesempatan itu, Zohran Orek yang juga anggota DPRD Sumbawa dari Partai Nasdem memperkenalkan puluhan anggota Teamnya sebagai perwakilan masing-masing desa yang berada di wilayah Dapil IV (Kecamatan Labuhan Badas, Unter Iwes, dan Batu Lanteh).

Zohran menegaskan, dua tahun di awal kepemimpinannya, Zul Rohmi mengalami masa masa sulit, karena adanya gempa yang disusul wabah Covid 19 yang merebak di seluruh dunia. Namun berkat kemampuan Dr. Zul mampu membalikkan perekonomian NTB.

Di hadapan Team Z.o, Dr. Zul menegaskan, untuk menang di Pilgub NTB tidak susah, kuncinya harus bisa menang mutlak di Pulau Sumbawa. “Siapapun calon bupatinya yang penting Gubernurnya Doktor Zul,” ucapnya disambut tepuk tangan warga.

Dirinya maju untuk menang, diharapkan kepada warga agar menjadi pemilih yang benar-benar bisa melihat calon yang terbaik.

“Saya hadir karena kedekatan saya dengan Zohran Orek serta masyarakat di sini,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, perwakilan warga Dusun Selang Desa Kerekeh berharap perbaikan infrastruktur jalan dan bantuan pembangunan mushallah.
Selanjutnya perwakilan warga Desa Boak berharap kedepan adanya alat – alat dan tenaga ahli medis sehingga pasien tidak lagi dirujuk ke RS Propinsi di Mataram.

Menyikapi gagalnya pembangunan Bendungan Kerekeh, dengan tegas Dr. Zul mengatakan bahwa persoalan itu bukan tidak adanya anggaran pemerintah pusat. Tapi persoalan utamanya yakni tidak adanya kesiapan pembebasan lahan oleh Pemda Kabupaten Sumbawa. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *