SUMBAWA BARAT, samawarea.com (10 Oktober 2024) – Sebuah insiden yang mengundang perhatian, seorang pegawai PLN Taliwang terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah tersengat listrik sampai lemas. Namun, upaya wartawan dari media Samawarea.com dan Tribun untuk mendapatkan keterangan resmi dari Kepala ULP PLN Taliwang, Caca, berakhir dengan kekecewaan.
Kejadian bermula ketika wartawan tiba di kantor PLN untuk mengonfirmasi insiden tersebut. Setibanya di lokasi, disambut oleh petugas keamanan yang mengarahkan ke depan ruang Kepala ULP. Petugas masuk ke dalam ruangan kepala PLN. Namun, setelah menunggu, petugas keamanan menginformasikan bahwa Kepala PLN Taliwang tidak berada di tempat dan sedang pergi ke rumah sakit.
Untuk memastikan hal tersebut Wartawan Tribun menghubungi Caca melalui WhatsApp. Selang dua menit setelah informasi yang diberikan oleh petugas keamanan, Caca terlihat keluar dari ruangan, Ternyata kepala PLN tidak ke rumah sakit, melainkan ada di dalam ruangnnya, Hal ini menimbulkan kesan bahwa wartawan telah dibohongi.
Kendati demikian, Caca akhirnya memberikan penjelasan saat dicegat. “Kami tidak bisa memberikan keterangan, tunggu konfirmasi resmi dari PLN Mataram,” ujarnya singkat.
Saat ditanya mengenai kapan keterangan tersebut bisa diperoleh, Caca menjawab, “Belum tahu, nanti saya konfirmasi kalau sudah ada.”
Kondisi ini menambah keraguan publik mengenai transparansi dan penerapan K3 terhadap pola kerja yang diterapkan kepada pegawainya sehingga bisa sampai seperti itu, dan tanggung jawab pihak PLN Taliwang dalam menangani insiden yang melibatkan keselamatan pegawai menimbulkan tanda tanya.
Wartawan dan masyarakat berharap agar PLN memberikan penjelasan yang jelas dan tepat waktu agar tidak menambah spekulasi terkait insiden tersebut. (SR)






