Rumah Adat Loloan Terbakar, Kerugian 100 Milyar

oleh -1208 Dilihat

LOMBOK UTARA, samawarea.com (21 Agustus 2024) – Rumah adat di Dusun Loloan Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, terbakar, Rabu (21/8/24) siang pukul 12.30 Wita. Akibat kebakaran tersebut diperkirakan kerugian materi mencapai Rp 100 Milyar.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Didik Putra Kuncoro, S.IK., M.Si., melalui Kapolsek Bayan, IPTU I Made Widiartha menyampaikan, musibah kebakaran ini diketahui pertama kali oleh Sumija (Inak Jep) yang sedang berjualan keliling.

Saat melewati belakang rumah adat Loloan, secara tidak sengaja melihat kobaran api di atap rumah adat sebelah utara yang terbuat dari ilalang, dengan rangka bangunan dari kayu dan bambu.

Seketika Sumija berteriak meminta tolong kepada warga. Namun api tersebut semakin besar dan merambat ke sebelah selatan bangunan rumah adat.

Tak berselang lama dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi setelah dilaporkan warga. Dibantu warga dan anggota Kepolisian Sektor Bayan, api berhasil dipadamkan pada pukul 14.30 Wita.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Tapi semua bangunan bersejarah beserta isinya hangus terbakar termasuk mushollah adat, pakaian adat, alat musik adat, keris, 1000 keping uang kuno dan uang tunai belasan juta rupiah.

Widiartha mengungkapkan telah turun ke lokasi, berkoordinasi dengan tokoh adat Desa Loloan dan lainnya. Hasil koordinasi ini menyimpulkan bahwa dibutuhkan peralatan darurat, seperti terpal, tikar, dan guling untuk kebutuhan sementara.

Pasca kejadian masyarakat adat Desa Loloan bergotong royong membersihkan areal rumah adat. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *