Kemah Bhakti Pramuka, Cara Kurangi Kecanduan Gadget pada Anak

oleh -745 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15 Agustus 2024) – Jajaran Kwarcab Gerakan Pramuka Sumbawa melalui seluruh Kwatir Ranting Gerakan Pramuka yang berada di setiap kecamatan melaksanakan berbagai macam kegiatan kepramukaan. Kegiatan ini sebagai rangkaian dari peringatan Hari Pramuka ke 63.

Salah satunya Kemah Bhakti yang diselenggarakan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Lenangguar, Rabu, 14 Agustus 2024. Kemah Bhakti ini dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka setempat.

Kegiatan ini mampu membentuk kemandirian, ketangkasan, kerjasama serta mengurangi kecanduan gadget pada anak, terutama anak sekolah dasar. Kemah bakti merupakan wadah bagi generasi muda Pramuka untuk melaksanakan kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa tanggungjawab terhadap diri sendiri, pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup.

Wakil Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumbawa, Nur Kholis mengatakan, melalui bumi perkemahan generasi muda membentuk kepribadian, mengembangkan pengetahuan keterampilan, dan kecakapan dalam perlindungan dan pengelolaan sumber daya alam.

Kholis menegaskan bahwa kaum muda merupakan generasi yang akan mengambil tongkat estafet kepemimpinan dan tugas tata kelola kehutanan dan sumber daya alam di masa mendatang.

“Semua pihak harus berkontribusi mempersiapkan generasi muda yang peduli, bertanggung jawab, kompeten, dan profesional. Generasi muda perlu difasilitasi untuk dapat mengakselerasi peran dan pengetahuan mereka diantaranya melalui kemah bakti, dengan suasana yang menyatu dengan kawasan hutan semua peserta dapat menyatu dengan alam dan senantiasa mengingat alam ini harus dijaga,” tegasnya.

Perkemahan sebutnya, bukan hanya sekedar tempat berkumpul namun menjadi wadah yang memberikan kesempatan luar biasa bagi para anggota pramuka untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kepedulian terhadap pelestarian alam keberlanjutan lingkungan serta penghormatan terhadap keanekaragaman hayati.

Nurkholis berharap semua peserta untuk bersama-sama memanfaatkan momen berharga tersebut saling bertukar pengalaman, belajar dan memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian terhadap lingkungan dan hutan.

Rani, salah seorang peserta kemah bhakti menyatakan sangat senang karena dapat menambah pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan yang sangat berguna untuk mengabdi kepada masyarakat bangsa dan negara.

Melalui kemah bhakti Pramuka, peserta secara mental dan fisik lebih mantap untuk bekal bergaul dan mengintegrasikan diri dengan masyarakat dengan memiliki rasa tanggung jawab yang meyakinkan dirinya terhadap negara dan bangsa serta terhadap tuhan Yang Maha Esa. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *