LOMBOK UTARA, samawarea.com (27 Juli 2024) – Kediaman BA (52) di Dusun Dasan Bangket, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, Sabtu (27/7/2024) pagi seketika ramai. Pasalnya, BA meninggal dunia dalam kondisi tak wajar.
Korban ditemukan tergantung dengan tali nilon terjerat di leher. Untuk mengetahui motif dugaan gantung diri ini, anggota Polsek Gangga bersama Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Lombok Utara melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Lombok Utara, AKBP Didik Putra Kuncoro, S.IK., M.Si., melalui Kasat Reskrim, IPTU Ghufron Subeki SH menyebutkan, korban ditemukan pertamakali oleh anaknya berinisial IZ. Sebelum kejadian, pada malam harinya korban dan IZ sempat mengobrol.
Setelah itu IZ masuk ke kamar untuk istirahat. IZ bangun pukul 05.20 Wita, melaksanakan sholat subuh. Usai sholat IZ kembali melanjutkan tidurnya. Pukul 08.00 Wita, IZ kembali terjaga setelah dibangunkan neneknya. Tapi IZ tetap berada di kamar main HP. IZ sempat bolak balik ke kamar mandi, namun tak mendengar suara ayahnya.
IZ pun memanggil ayah yang berada di kamar dalam kondisi terkunci. Tapi taka da sahutan, sehingga IZ mengeceknya melalui jendela kamar ayahnya. Betapa terkejutnya IZ, korban dalam posisi gantung diri. IZ langsung menendang pintu kamar ayahnya.
Melihat pemandangan itu, IZ memanggil pamannya, MW. Oleh pamannya memanggil istri korban, lalu menurunkan korban. Menurut keluarga, korban tidak didera persoalan, dan tidak mengalami depresi atau gangguan jiwa. Korban dalam kondisi normal dan sehat.
Keluarga korban menolak diotopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah. Kini Sat Reskrim Polres Lombok Utara masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi bagian dari proses penyelidikan. (SR)






