SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA
SUMBAWA BESAR, samawarea.com (19 Juni 2024) – Serangan hama belalang terhadap tanaman pertanian di Kecamatan Empang dan sekitarnya di Kabupaten Sumbawa, membuat resah para petani. Ancaman hama belalang tersebut dapat menyebabkan petani gagal panen karena merusak tanaman. Keadaan itu mendapat sorotan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH.
Kepada media ini, Rabu (19/6), Rafiq menilai pentingnya Dinas Pertanian memiliki kemampuan memproyeksikan dan melindungi tanaman dari ancaman hama belalang. “OPD terkait harus mampu menganalisis dan memperkirakan kondisi hama belalang pada tahun ini serta tahun-tahun mendatang,” imbuhnya.
Rafiq pun meminta Dinas Pertanian segera melakukan antisipasi dengan berbagai cara, di samping melakukan mitigasi seperti pemantauan dan identifikasi dini. Langkah selanjutnya, pengendalian hayati dengan menggunakan musuh alami belalang, seperti burung atau serangga predator, guna menekan populasi secara alami. Upaya lainnya, menggunakan bahan kimia terukur seperti pestisida secara terukur dan bijaksana, dengan memperhatikan dampak lingkungan.
“Secara makro dengan penguatan sistem pertanian yang mendorong praktik pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, seperti rotasi tanaman, penggunaan pupuk organik, dan pengelolaan air yang efisien,” ujar Kandidat Magister Agribisnis UNSA ini, seraya berharap Dinas Pertanian segera mengambil langkah cepat dalam mengatasi masalah hama belalang guna melindungi tanaman yang ada, sehingga kerugian petani dapat diminimalisir dan produksi pertanian dapat ditingkatkan. (SR)






