Jasad di Untir Samuling Empang Ternyata Korban Pembunuhan, Pelakunya Tertangkap

oleh -12699 Dilihat
JH--terduga kasus pembunuhan di Desa Gapit Kecamatan Empang, Sumbawa

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17 Juni 2024) – Penyebab kematian Irvan Arsyad (47) warga RT. 01/01 Dusun Lapangan, Desa Empang Bawah, Kecamatan Empang, terkuak. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di Untir Samuling, Dusun Abadi, Desa Gapit, Minggu (16/6/2024) petang pukul 18.00 Wita.

Ternyata, korban tewas akibat dibunuh. Hal ini terungkap setelah Tim Puma Satreskrim Polres Sumbawa yang dikomandani AIPDA Abdul Razak meringkus terduga berinisial JH (35)—sekampung dengan korban. Ikut diamankan barang bukti berupa sebilah parang panjang yang diduga digunakan terduga untuk menghabisi korban.

Akibat penganiayaan ini, tangan kiri korban putus, pergelangan tangan kanan putus, jari kelingking putus, ibu jari tangan kiri putus, dan kerongkongan putus.

Kapolres Sumbawa, AKBP Heru Muslimin S.IK., M.IP yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, IPTU Regi Halili S.Tr.K., S.IK., mengatakan, terduga JH ditangkap di rumahnya, Senin (17/6) malam ini. Kepada Tim Puma, terduga mengakui perbuatannya menganiaya korban. Motifnya perselingkuhan. Terduga langsung dibawa ke Polres Sumbawa untuk diproses lebih lanjut.

Seperti diberitakan, warga Desa Gapit Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa dibuat geger. Hal ini setelah ditemukan jasad berlumuran darah di Untir Samuling, Dusun Abadi, Desa Gapit, Kecamatan Empang, Minggu (16/6/2024) petang pukul 18.00 Wita. Belakangan, jasad yang diduga menjadi korban pembunuhan ini bernama Irvan Arsyad (47) warga RT. 01/01 Dusun Lapangan, Desa Empang Bawah, Kecamatan Empang.

Informasi yang dihimpun samawarea.com, korban pertamakali ditemukan warga Dusun Marga Makmur Desa Empang Bawa bernama Kamsun yang baru pulang dari kebunnya. Saat melintas di jalan usaha tani, melihat sepeda motor tak bertuan tergeletak di tengah jalan.

Saksi mencoba mencari siapa pemiliknya dan menemukan korban tidak jauh dari sepeda motor. Kondisinya sangat mengenaskan karena terdapat luka di sekujur tubuhnya, diduga akibat sabetan senjata tajam.

Penemuan mengerikan ini langsung dilaporkan ke Polsek Empang, yang kemudian anggota yang dipimpin Kapolseknya, IPTU Nakmin bersama pihak Puskesmas menuju TKP. Korban yang sudah tidak bernyawa dievakuasi ke Puskesmas Empang untuk dilakukan Visum et Reperdum. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *