Tangkap 5 Pelaku Prostitusi, Polisi Sita 28 Alat Kontrasepsi dan Cairan Pelicin

oleh -1412 Dilihat

MATARAM, samawarea.com (19 Maret 2024) – Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. R. Umar Faruq, S.H., M.Hum., Selasa (19/3/2024), mengungkapkan keberhasilan mengungkap kasus prostitusi di wilayah Kota Mataram dalam Operasi Pekat Rinjani 2024.

“Dalam Operasi Pekat Rinjani tahun ini berhasil mengungkap lima perkara dugaan tindak pidana prostitusi. Artinya, melebihi target awal yang hanya tiga perkara,” katanya.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda NTB, Kombes Pol. Syarif Hidayat menjelaskan jika operasi Pekat Rinjani-2024 melibatkan Subsatgas Prostitusi Polda NTB dan jajaran. “Operasi ini berhasil menetapkan lima tersangka, terdiri dari dua laki-laki dan tiga perempuan, dimana saat ini dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Polda NTB. Total korban yang terlibat sebanyak tujuh orang,” ungkapnya.

Barang bukti yang disita sebut Kombes Syarif, antara lain 11 unit handphone, 28 alat kontrasepsi, 3 buah Vigel Gel (cairan sebagai pelican di kemaluan), uang tunai Rp 5.900.000 dan 1 buah buku catatan. “Terhadap para tersangka dijerat dengan Pasal 296 dan Pasal 506 KUHP,” ungkapnya.

Lebih jauh Kombes Pol Syarif membeberkan, jika dikumpulkan hasil Operasi Pekat Rinjani 2024 Polda NTB dan polres jajaran berjumlah 18 terduga dengan 8 target operasi. “Jadi hasil itu melampaui target operasi atau TO,” ucapnya.

Menurut Dirreskrimum Polda NTB, langkah tersebut merupakan bagian dari konsistensi Polda NTB dalam mengungkap dan menindak pelaku tindak pidana prostitusi, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Operasi Pekat Rinjani 2024 menjadi bukti nyata komitmen Polda NTB dalam memberantas kejahatan dan menjaga keamanan di wilayah hukumnya. Ia berharap operasi ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku tindak pidana prostitusi serta masyarakat luas untuk turut mendukung upaya penegakan hukum. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *