Alokasi Anggaran Pemilu Cukup Besar, Fraksi Nasdem Minta KPU dan Bawaslu Imbangi dengan Kinerja

oleh -621 Dilihat

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (24 November 2023) – Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Sumbawa mengingatkan pemerintah daerah atas alokasi anggaran untuk penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024 yang cukup besar yaitu Rp 38 milyar.

Dalam Pemadangan Fraksi pada Sidang Paripurna, Senin (23/11), Fraksi Nasdem melalui Jubirnya, Sahrul SE mengatakan pemerintah daerah wajib memberikan stressing kepada penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu agar alokasi anggaran sebesar itu dapat diimbangi dengan kinerja penyelenggaraan pemilu yang benar-benar profesional sehingga berlangsung demokratis baik untuk Pemilu Legislatif maupun Pemilihan Presiden Republik Indonesia.

Sebagaimana diketahui mulai terasa carut marut yang menodai proses persiapan menuju kontestasi khususnya menyangkut Pemilihan Presiden Republik Indonesia yang penuh dengan intrik-intrik tidak sehat bahkan telah menggerus marwah dan kredibilitas Mahkamah Konstitusi (MK) serta bentuk-bentuk lain di masa kampanye dan di tahapan-tahapan selanjutnya.

“Pemerintah daerah bersama KPU dan Bawaslu harus menjamin pelaksanaan pemilu yang aman dari praktek-praktek black campaign, money politik, dan bentuk-bentuk kecurangan lain saat pencoblosan dan pasca perhitungan suara di TPS dan seterusnya,” tegas Sahrul.

Selain soal Pemilu, Fraksi Nasdem juga memberikan perhatian terhadap APBD Tahun Anggaran 2024. Menurutnya, APBD tersebut harus tetap memiliki konsistensi dengan isyu strategis yang telah digariskan dalam Perda RPJMD Kabupaten Sumbawa Tahun 2021-2026.

Antara lain tentang belum optimalnya pemenuhan layanan dasar kesehatan dan pendidikan, kesejahteraan dan kemandirian, tata kelola pemerintahan, keamanan dan ketertiban umum, pengembangan kebudayaan serta kualitas infrastruktur dan lingkungan hidup.

Aspek layanan dasar khususnya bidang kesehatan, bahwa kesehatan reproduksi agar diarahkan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Sumbawa. Sebab stunting menentukan kualitas dasar untuk pengembangan SDM Kabupaten Sumbawa di masa mendatang. Berdasar data yang ada, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat memiliki angka dan progres penurunan angka stunting yang relatif lebih baik dari kabupaten kota lainnya di NTB.

Karena itu Fraksi Nasdem mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan kearifan lokal Tana Samawa yang terbiasa mengonsumsi daun kelor sebagai sayur yang direkomendasikan untuk ibu hamil dan menyusui sebagai salah satu langkah taktis akselerasi penurunan angka stunting. Sebagaimana diketahui daun kelor memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang jauh lebih tinggi dari semua jenis sayuran yang ada. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *