Sumbawa Barat Samawarea.com 24/ 10/2023
Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM, secara aktif mengajak masyarakat untuk menjadikan cuci tangan pakai sabun sebagai kebiasaan hidup guna mengurangi risiko stunting pada anak-anak. Firin, sapaan akrabnya, menekankan pentingnya peran semua pihak dalam mensosialisasikan kebiasaan ini.
“Saya mengajak kita semua untuk mencuci tangan pakai sabun adalah kebiasaan hidup dan mengingatkan kepada siapapun untuk melakukan kegiatan itu,” ujar Bupati Firin. Beliau menegaskan bahwa penurunan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tugas bersama untuk menciptakan generasi sehat, cerdas, dan tangguh di Bumi Pariri Lema Bariri.
Pada sebuah acara serah terima depot air, Bupati KSB melakukan demonstrasi cara mencuci tangan yang benar dan ikut dalam demo memasak makanan lokal bergizi tinggi bersama tim Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) Sekongkang Atas. Dalam kesempatan tersebut, Firin mengapresiasi kontribusi PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) dan Yayasan CARE Peduli, khususnya dalam penyediaan depot air untuk mendukung akses air bersih.
“Hari ini adalah hari yang spesial, memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia. Semoga menjadi inspiratif untuk melakukan perubahan perilaku dalam upaya pencegahan stunting dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi muda,” tambahnya.
Vice President Social Impact PT. AMMAN, Priyo Pramono, menyatakan komitmen perusahaan untuk terus berkolaborasi dalam pengembangan masyarakat KSB sebagai bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Muhammad Ikraman, Project Manager Yayasan CARE Peduli, berharap upaya ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas untuk menjadikan sanitasi, khususnya cuci tangan pakai sabun, sebagai bagian penting dari gaya hidup.






