Gangster “Teluk Minum Darah” Diangkut Polisi

oleh -1479 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (4 Oktober 2023) – Sejumlah anggota Gangster “Teluk Minum Darah” (TMD) diamankan pihak Polsek Rhee. Hal ini sebagai tindaklanjut adanya laporan aksi perundungan terhadap seorang pelajar di Kecamatan Rhee yang dilakukan Gangster pimpinan AD (15).

Gerak cepat jajaran yang langsung dipimpin Kapolseknya, IPTU Harirustaman SH, Rabu (4/10) ini, untuk menghindari terjadinya aksi serupa dan melakukan pembinaan terhadap para remaja yang terlibat, sekaligus membubarkan gangster tersebut. Selain para remaja ini, Polsek juga menghadirkan para orang tua termasuk pihak sekolah.

Kapolres Sumbawa melalui Kapolsek Rhee, IPTU Harirustaman SH menuturkan, diamankannya sejumlah anggota Gangster TMD ini berawal dari aksi perundungan (bully) yang dilakukannya terhadap korban berinisial FD (14), Minggu (1/10) malam.

Saat itu korban sedang berbelanja di Indomaret Kecamatan Rhee dan terjadi perundungan sambil divideokan. Orang tua korban keberatan dan melaporkannya ke Polsek Rhee. Selang dua hari, 7 orang anggota TMD mendatangi Polsek untuk menanyakan keberadaan ketua mereka berinisial AD karena seharian tidak pulang.

Para remaja yang masih berstatus pelajar SMP ini langsung diinterogasi dan HP nya dicek. Terungap Gangster ini memiliki Whatsap Grup (WAG TMD). Terungkap juga struktur kepengurusan dengan jumlah anggota 58 orang yang tersebar di Kecamatan Utan, Rhee, Sumbawa dan Alas Barat.

Menurut pengakuan mereka, bahwa dalam perekrutan anggota geng, ketua dan wakil mendatangi temannya dari anggota TMD menyampaikan ajakan bergabung dengan Geng TMD. Calon anggota dijanjikan untuk membantunya setiap ada masalah.

Setelah dilakukan pembinaan menghadirkan orang tua didampingi perangkat desa dan Bhabinkamtibmas, Ketua dan anggota TMD membuat surat pernyataan. Dalam pernyataan itu, mereka bersedia membubarkan Geng TMD, tidak akan mengulangi perbuatan yang mengganggu ketertiban dan meresahkan masyarakat, tidak membuat dan bergabung ke organisasi atau kelompok geng, dan sepakat untuk membakar baju kaos kelompok TMD.

Dalam kesempatan itu juga Ketua Geng TMD mengumumkan dalam WA Grup-nya dengan kalimat “Geng TMD dibubarkan dan tidak akan terlibat dalam geng apapun”. Selanjutnya WAG inipun dihapus disaksikan para orang tua, serta membuang dan merusak Sim Card dari HP yang diamankan Polsek Rhee sehingga tidak ada lagi komunikasi antar eks anggota geng TMD. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *