SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21 Juli 2023) – Dalam enam bulan ini, Sumbawa telah mengirim puluhan ribu hewan ternak ke sejumlah daerah. Pengiriman yang dilakukan sejak Januari hingga Juni 2023 ini dilakukan, untuk memenuhi kebutuhan daging di daerah tersebut.
Catatan itu terungkap dari data yang dipublis Kantor Stasiun Karantina Pertanian Sumbawa saat menggelar Coffe Morning bersama wartawan di Aula kantor setempat, Kamis (20/7/2023).
Kepala Stasiun Karantina Pertanian Sumbawa, Ida Bagus Putu Raka Ariana mengatakan, Pulau Sumbawa merupakan gudang ternak. Selain untuk menyuplai ternak di Pulau Lombok, ternak dari Sumbawa juga dikirim untuk memenuhi kebutuhan ternak di sejumlah pulau lainnya. Seperti Sulawesi, Kalimantan dan Jawa,” ungkap Raka—sapaan pejabat ini.
Disebutkannya, volume lalulintas ternak tahun 2023 ini cukup besar. Hanya dalam enam bulan sebanyak 43.614 ekor ternak sapi dikirim keluar Pulau Sumbawa. Jumlah ini hampir dua kali lipat dari jumlah pengiriman tahun 2022 lalu sebanyak 23.833 ekor. Selain sapi, Sumbawa juga mengirim ternak kerbau sebanyak 1.544 ekor.
Sementara untuk kambing, Pulau Sumbawa hanya mengirimkan 589 ekor. Ternak kuda cukup banyak, yakni 3.447 ekor. “Untuk sapi sebagian besar dikirim ke Jakarta, guna pemenuhan hewan qurban saat Idul Adha. Tahun ini sekitar 28 ribu ekor sapi yang dikirim ke Jakarta,” imbuhnya.
Raka mengakui dalam Juni 2023, lalulintas ternak di Sumbawa melampaui bulan-bulan lainnya. Sebelumnya sempat ada larangan pengiriman mengingat Sumbawa merupakan daerah tertular PKM (Penyakit Kuku Mulut). Namun sudah diberikan izin pengiriman dengan sejumlah persyaratan yang ketat.
Dengan banyak lalulintas ternak, lanjut Raka, mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu imej Pulau Sumbawa sebagai gudang ternak tetap dipertahankan.
“Kualitas ternak Sumbawa terbukti bagus. Untuk menjaga kualitas ini peternak harus mematuhi aturan dan tata laksana yang baik, sehingga ternaknya tetap menghasilkan daging yang berkualitas,” pungkasnya. (SR)






