SUMBAWA BESAR, samawarea.com (16 Juli 2023) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa sukses menjadikan seluruh anggotanya berkompeten dan diakui oleh Dewan Pers. Ini ditandai dengan kepemilikan Kartu dan Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Pers Indonesia. Selain itu semua nama wartawan anggota PWI Sumbawa terdaftar di website Dewan Pers.
Adapun nama-nama Anggota PWI Kabupaten Sumbawa yang dimaksud adalah :
- Zainuddin, SE (Ketua – Samawarea.com)
- Adi Manaungi (Wakil Ketua – Gaung NTB)
- Abu Sufyan Muchtar (Sekretaris – Gaung NTB)
- Abet Kamaruddin (Lombok Post)
- Jamhur Husain (Anugrah Media)
- M. Irfan (KabarNTB.com)
- Ikhsan Kusuma (Ai9news)
- Iksanuddin (Gaung NTB)
- Lukmanul Hakim (Mediasumbawa.com)
- Mahmud Ansari (Kabarsumbawa.com)
- Sahril Imran (NuansaNTB.id)
- Zulkarnaen (Intanmedia.com)
- Jim Sujiman (Bidikankamera.com)
- Zakaria (KabarNTB.com)
- Burhanuddin (Samawarea.com)
- Ardin Al Yusufa (Kabarsumbawa.com)
- En Saputra (Intanmedia.com)
- Roby Teja Sumantri (Nusramedia.com)
- Agung Widiastono (Anugrah Media)
- Arnan Jurami (Suara NTB)
- Indra Jauhari Arsyad (Sumbawasatu.com)
- Hermansyah (Harnasnews.com)
- M Supian (Sumbawanews.com)
- Yudi Saptono (Ai9news)
- Didi Dirgantara (Pulausumbawanews.net)
- Saiful Bahtiar (Gemanews.com)
- Iwan Setiawan (Portalsumbawa.com)
- Sukrianto (KanalAspirasi.com)
- Jusriadi (Samotamedia.com)
- Fajar Rahmat (Radarsumbawa)
- Fahmi (Radarsumbawa)
- Randy Pratama (RRI)
Selain PWI, ada juga 5 Wartawan Sumbawa yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) yang juga telah diakui Dewan Pers, yakni:
- Moes Damhuji (MetroTv)
- Hendri Sumarto (CNN)
- Irwansyah (Tv One)
- Sultan Fahri (SCTV)
- Jasman (TVRI)
Dua Wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) juga terdaftar di Dewan Pers :
- Susi Gustiana (Kompas)
- Mawardi (Infoaktualnews)
Ketua PWI Kabupaten Sumbawa, Zainuddin, SE,. mengungkapkan, bahwa dengan telah berkompetennya seluruh Anggota PWI Sumbawa dapat memudahkan para narasumber untuk mengetahui siapa saja wartawan di Sumbawa yang diakui Dewan Pers, sekaligus memberikan keterangan resmi terkait informasi publik.
Dengan adanya Kartu dan sertifikat UKW yang ditandatangani Ketua Dewan Pers serta nama yang bersangkutan tercatat secara resmi di website Dewan Pers, ungkap Bang Jen—sapaan akrabnya, masyarakat akan melihat ada pembeda mana wartawan dengan orang yang mengaku-ngaku sebagai wartawan atau yang biasa disebut wartawan abal-abal.
Menurutnya, ciri wartawan abal-abal, di antaranya tindakannya tidak berpedoman pada kode etik jurnalistik, meremehkan bahkan kadang mengancam serta memeras narasumber. Yang utama, tidak memiliki kartu dan sertifikat kompetensi yang ditandatangani Ketua Dewan Pers Indonesia serta namanya tidak terdaftar di website Dewan Pers.
Dewan pers ungkap Bang Jen, selalu menekankan agar komunitas wartawan dan pers bahu-membahu bersama masyarakat untuk memerangi praktek penyalahgunaan profesi wartawan, dengan malaporkan aktivitas-aktivitas tidak profesional yang mengatasnamakan sebagai wartawan, kepada aparat kepolisian.
”Kami tidak bisa berbuat banyak untuk menertibkan mereka, karena bukan bagian dari PWI, tapi kami bisa menjadi pembeda dari mereka, salah satunya melalui sertifikasi. Untu itu kepada anggota masyarakat, perusahaan swasta, dan instansi pemerintah, kami berharap agar cermat dalam mengidentifikasi wartawan atau media, serta tidak segan-segan menanyakan identitas wartawan dan mengecek kebenaran maupun status media tempatnya bekerja. Jika tidak jelas, maka berhak tidak melayaninya atau menolak untuk diwawancarai, sebab wartawan profesional selalu menggunakan cara-cara etis dalam mencari informasi,” pungkasnya. (SR)






