DOMPU, samawarea.com (9 Juli 2023) – Seorang remaja asal Desa Soriutu, Kabupaten Dompu, berinisial RA (17) mengamuk di Bundaran Cabang Manggalewa, Dompu, Sabtu (8/7) malam pukul 21.30 Wita. Kondisi ini membuat anggota TNI turun tangan.
Namun anggota TNI dari Koramil 1614/06 Manggelewa, Sertu Rusman mengalami luka gores di bagian pergelangan tangan. Sebab ternyata di balik baju remaja ini terdapat kapak bermata cakram.
Remaja ini mengamuk karena keberatan adiknya dianiayai. Namun pelaku penganiayaan adalah orang tak dikenal (OTK).
“Benar, RA dibekuk, tapi saat dilumpuhkan, seorang anggota Makoramil Manggelewa terluka akibat terkena kapak bermata Cakram milik terduga,” ungkap Kapolsek Manggalewa, IPTU Ramli, SH., kemarin.
Kejadian itu bermula ketika terduga mengamuk lantaran adiknya dianiaya OTK di bundaran Cabang Manggelewa, Kabupaten Dompu. Saat anggota Polsek tiba di TKP, terduga sempat bersembunyi. Tak berselang lama terduga muncul lalu mencoba kabur menggunakan sepeda motor. Kebetulan Sertu Rusman yang juga ada di TKP, berusaha menangkap terduga.
Namun terduga sepertinya ingin melepaskan diri saat hendak dinaikkan ke mobil patroli. Saat itulah tangan Rusman terluka tergores kapak tajam bermata cakram. Anggota TNI ini tidak mengetahui ada kapak di balik baju terduga.
Saat ini terduga sudah diamankan dan ditahan guna proses hukum lebih lanjut. “Untuk diproses lebih lanjut, terduga diamankan di Sel Tahanan Polsek,” pungkasnya. (SR)






