Pemda Sumbawa dan Sumitomo Tanam 120 Ribu Mangrove di Pesisir Pulau Kaung  

oleh -527 Dilihat
Bupati Sumbawa, Ketua DPRD, Sekda, anggota Forkopimda, para kepala OPD, President Director PT. GSI, Ginanjar Sofyan dan tim, Presiden Direktur PT. Sumitomo Indonesia, Hiroshi Karashima dan tim, camat, dan kades, melakukan oenanaman mangrove di Pulau Kaung Kecamatan Buer

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13 Juni 2023) – Setelah pesisir Pantai Pulau Bungin, kini giliran pesisir Pantai Mutiara Pulau Kaung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa dijamah program penanaman Mangrove. Sebanyak 120 ribu pohon Mangrove ditanam di pesisir pantai tersebut, Selasa (13/6/2023).

Program penanaman Mangrove ini merupakan kerjasama Pemda Sumbawa dengan PT Sumitomo Indonesia dan PT GSI. Hadir pada penanaman Mangrove ini di antaranya Bupati Sumbawa, Ketua DPRD, Sekda, anggota Forkopimda, para kepala OPD, President Director PT. GSI, Ginanjar Sofyan dan tim, Presiden Direktur PT. Sumitomo Indonesia, Hiroshi Karashima dan tim, camat, kades, dan kelompok pembudidaya Mangrove.

Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PT. Sumitomo Indonesia dan PT GSI yang terus melanjutkan program penanaman mangrove di Kabupaten Sumbawa.

Hal itu merupakan upaya pemulihan dan rehabilitasi ekosistem pesisir khususnya hutan mangrove dalam rangka adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir, yang dalam jangka panjang dapat berkontribusi dalam penurunan emisi karbon.

Kegiatan ini sangat sejalan dengan upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa sebagai ibukota perubahan iklim yang ditetapkan oleh Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dan juga Teluk Saleh yang telah ditetapkan sebagai Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO.

Diharapkan kegiatan ini menjadi salah satu momentum bagi upaya-upaya pelestarian lingkungan khususnya pelestarian ekosistem mangrove secara lebih massif di Kabupaten Sumbawa dan Provinsi NTB.

“Tahun lalu kegiatan serupa kita laksanakan di Pulau Bungin dan hari ini kita berada di Desa Pulau Kaung, berikutnya nanti kita akan mengadakan kegiatan ini di seluruh peisisir Kabupaten Sumbawa secara bertahap dan berkelanjutan,” ungkap Bupati.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap dan selalu menjaga kelestarian ekosistem pesisir, sehingga dapat memberikan manfaat bagi generasi penerus.

“Apa yang sudah ditanam harus dijaga. Ini tanggung jawab semua pihak terutama camat, kades dan masyarakat setempat,” ujarnya.

Ditambahkan Sekretaris Bappeda Sumbawa, Wahyu Indrajaya, ST., MM. Inov, bahwa bibit mangrove sebanyak 120 ribu ini ditanam di areal 40 hektar, yaitu 25 hektar di Pulau Kaung dan tambahan 15 hektar di Pulau Bungin.

Tahun lalu, telah ditanam mangrove di Pulau Bungin seluas 10 hektar dengan jumlah 30 ribu bibit. Progressnya cukup bagus karena pihak Sumitomo terus mengontrol minimal 3 bulan sekali.

Untuk penanaman tahun mendatang ungkap Wahyu, tengah dilakukan survei lokasi. Setiap lokasi penanaman, pihaknya bekerjasama dengan kelompok mangrove. “Kemungkinan tahun depan kita di wilayah barat. Karena di sana sudah ada beberapa kelompok yaitu di Teluk Santong, Labu Trata dan Labu Ala. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *