Hiroshi, Presdir Sumitomo: Kami Terus Menanam Mangrove di Pesisir Sumbawa  

oleh -814 Dilihat
Presiden Direktur PT. Sumitomo Indonesia, Hiroshi Karashima bersama Ketua PWI Sumbawa, Zainuddin di sela-sela penanaman 120 ribu mangrove pesisir Pulau Kaung

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13 Juni 2023) – PT Sumitomo Indonesia dan PT GSI secara konsisten melaksanakan program penanaman pohon di pesisir pantai Kabupaten Sumbawa. Pada Tahun 2022 lalu dilakukan penanaman 35 ribu bibit mangrove di pesisir pantai Pulau Bungin Kecamatan Alas, kini 2023 kembali ditanam 120 ribu mangrove di Pulau Kaung Kecamatan Buer. Kegiatan yang dihadiri Bupati Sumbawa, Ketua DPRD, Sekda dan anggota Forkopimda ini dilaksanakan, Selasa (13/6/2023) siang.

Presiden Direktur PT. Sumitomo Indonesia, Hiroshi Karashima yang diwawancarai samawarea.com, mengakui bahwa penanaman mangrove di pesisir Kabupaten Sumbawa ini adalah yang pertama di Indonesia. Untuk Sumbawa sudah yang kedua kalinya, dan dilaksanakan setiap tahun sejak 2022 lalu.

Ia menyebutkan ada hal baik yang didapatkan dari aktivitas penanaman mangrove ini. Adalah, di internal Sumitomo Corporation sendiri, karyawannya menjadi lebih memperhatikan tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Kami juga menjadi sadar betapa pentingnya bekerjasama dengan instansi pemerintahan lokal. Serta, tidak disangka, banyak sekali peserta yang antusias untuk bergabung, dan mereka terlihat senang sehingga kamipun turut senang melihatnya. Hal tersebut adalah hal yang diluar dugaan kami,” ucapnya.

Hiroshi menegaskan bahwa penanaman mangrove ini adalah hal yang dibutuhkan. Karena itu pihaknya akan terus melakukan aktivitas tersebut. Pihaknya juga terbuka apabila ada perusahaan-perusahaan lain yang ingin bergabung untuk penanaman mangrove ke Sumbawa. “Target kami adalah dapat bekerjasama dengan semua pihak untuk program ini,” ujarnya.

Ditanya apakah kegiatan penanaman mangrove ini ada kaitannya dengan investasi lingkungan setelahnya ? Hiroshi menyatakan bahwa Sumitomo Corporation memiliki banyak sekali aktivitas, dan hari ini beberapa anggota group dari bidang Logistic, EMS, dab pembangkit listrik batubara serta beberapa departemen lainnya bergabung dalam kegiatan ini.

“Kami pahami bahwa perjalanan masih panjang untuk melakukan offset CO2 di Indonesia saat ini. Namun hal ini tidak menghalangi kami untuk melakukan kegiatan CSR seperti penanaman mangrove sebagai langkah kami mendukung pemulihan lingkungan,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *