SUMBAWA BARAT, samawarea.com (2 Juni 2023) – Asosiasi Rumah Sakit Daerah (Arsada) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) baru baru ini menggelar kegiatan bimbingan teknis Elektronik Badan Layanan Umum Daerah atau disingkat e-BLUD.
Kegiatan Bimtek yang berlangsung di Hotel Jayakarta Lombok ini, diikuti para perwakilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Provinsi NTB selama 4 hari, 25–28 Mei 2023.
Ketua ARSADA Provinsi NTB, dr. Carlof Sitompul kepada media ini menyebutkan bahwa bimbingan tehknis E-BLUD bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang system aplikasi e-BLUD.
E-BLUD adalah system yang mendokumentasikan administrasi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pertanggungjawaban, serta pelaporan keuangan BLUD secara real time sesuai dengan Pasal 214 ayat 1 PP No. 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
“Kita akan ke arah sana (Penerapan e-BLUD). Karenanya, melalui ARSADA kita melaksanakan bimbingan teknis tahap pertama dari empat tahap yang ada,” ujar Carlof.
Dokter yang juga menjabat sebagai Direktur RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat itu mengakui, saat ini untuk perencanaan hingga pengelolaan keuangan RSUD masih menggunakan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) mengeluarkan aplikasi turunan yang terintegrasi dengan SIPD yaitu e-BLUD.
“Dengan penerapan e-BLUD nantinya, diharapkan pengelolaan keuangan rumah sakit akan lebih tertib, efektif, efisien, transparan, serta akuntabel,” jelasnya.
Lebih jauh, ia mengatakan bahwa Bimtek kali ini lebih pada sosialisasi dan pengenalan e-BLUD. Bimtek tahap kedua baru masuk ke simulasi dengan data. Sementara untuk tahap ketiga dan keempat, lebih pada simulasi dengan data Kemendagri, penatausahaan keuangan, hingga jadi dalam bentuk laporan keuangan. “Untuk tahap keduanya, mudah mudahan bisa kita laksanakan tahun ini,” tandas dr. Carlof.
Seperti diketahui, ada tiga instansi di Provinsi NTB yang telah menggunakan BLUD, yakni Rumah Sakit, Puskesmas dan Labkesda. (HEN/SR)






