Oleh : Evi Nurmala (Mahasiswa Magister Manajemen Inovasi Pascasarjana Universitas Teknologi Sumbawa)
Sampah di sungai kondisinya sangat memperihatinkan. Minimal 5-775 ton per hari dibuang ke sungai. Hal ini berdampak buruk bagi kesehatan, di samping penyebab banjir, pencemaran sungai, perubahan iklim dan krisis air bersih.
Adapun tujuan dari ATM Sampah Digital ini yaitu menciptakan lingkungan bersih dan sehat, memberi wawasan bahwa sampah adalah bahan baku yang bernilai sehingga melahirkan karakter peduli lingkungan serta menciptakan sirkular ekonomi.
Kehadiran ATM Sampah Digital menuju terwujudnya Smart City di Kabupaten Sumbawa serta mendukung program pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yaitu Zero Waste serta Program pemerintah Indonesia untuk realisasi pengurangan sampah 30 persen dari sumbernya dengan target Bersih Sampah 2025.
Sampah botol plastik adalah limbah yang termasuk dalam kategori limbah anorganik berwujud padat dan sulit terurai. Hal tersebut dikarenakan umumnya limbah botol dibuat menggunakan bahan-bahan non-hayati atau kimia. Sumber botol plastik dapat dihasilkan dari berbagai aktivitas di antaranya kegiatan di lingkup rumah tangga.
UMKM rumah tangga sebagai salah satu penghasil sampah botol plastik akibat penjualan minuman kemasan. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap sampah botol plastik yang menjadi masalah yang belum maksimal diatasi setiap tahunnya di kabupaten, provinsi bahkan Indonesia sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan.
ATM Sampah Digital adalah salah satu inovasi yang dikembangkan oleh Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM) Sumbawa yang saat ini mulai diperkenalkan ke khalayak umum bahkan mancanegara. ATM Sampah Digital ini sangat memiliki prospek bahkan pengaruh besar untuk menciptakan lingkungan Nusa Tenggara Barat yang bersih dan bebas sampah terutama sampah plastik.
Seluruh masyarakat dapat mengakses kode bar yang ada di setiap drop box ATM Sampah Digital yang ada. Setelah mengakses kode bar, selanjutnya akan terdapat instruksi untuk memasukkan botol plastik kotak yang sediakan. Kemudian, botol yang dimasukkan ke kotak akan menghasilkan poin yang dapat ditukarkan menjadi uang. Poin tersebut dapat berupa uang tunai, pembayaran listrik, air, dan lain-lain.
Botol yang berukuran 450 mililiter dapat ditukar dengan uang tunai sebesar Rp 50. Untuk botol ukuran 1,5 liter diberi harga sekitar Rp 150. Namun, untuk ketentuan lebih lanjut, silakan mengakses aplikasi terkait.
Hadirnya ATM Sampah Digital ini mendapatkan dukungan dan support penuh dari pemerintah, mengingat populasi sampah di Kecamatan Sumbawa mencapai 18 ton per hari termasuk sampah plastik. (*)






