SUMBAWA BESAR, samawarea.com (27 Februari 2023)–Ketua KONI Sumbawa dan Ketua Kontingen Porprov Sumbawa melakukan aksi protes. Pasalnya, satu jatah emas dari Cabor Tinju raib. Itu diketahui ketika KONI Sumbawa mengumumkan hasil perolehan medali pada acara penutupan Porprov XI 2023 di GOR Turide (26/2) kemarin.
Dalam rekapan yang dikeluarkan KONI NTB, menempatkan Kabupaten Sumbawa di urutan keenam dengan raihan medali 40 Emas, 37 Perak dan 52 Perunggu. Perolehan medali itu, Kabupaten Sumbawa berada di bawah Lombok Barat. Padahal Sumbawa mengoleksi 42 emas.
Atas dasar itu, kontingen Kabupaten Sumbawa melakukan aksi protes. Ketua KONI Sumbawa, Syamsul Fikri langsung menuju tempat pembawa acara.
“Saya minta Ketua KONI NTB lakukan klarifikasi atau melakukan pelurusan. Sebab release mencatat emas Sumbawa 40. Sementara kami memiliki data 42 emas. Kalaupun ada kesepakatan emas panahan batal menjadi 10, kami tidak persoalkan. Fatalnya emas di Cabor Tinju tidak ada,” kata Fikri dengan pengeras suara yang sontak ribuan mata yang hadir tertuju ke Ketua KONI Sumbawa.
Secara bersamaan, Ketua CDM (Chief of DeMission) atau ketua kontingen Kabupaten Sumbawa, Varian Bintoro meminta penjelasan pengurus KONI atau bidang teknisnya. Asisten I Setda Kabupaten Sumbawa itu menanyakan data milik KONI NTB.
Sebab diakuinya, data milik Kabupaten Sumbawa akurat. Dari salah seorang pengurus KONI yang ditemui itu bersikukuh bahwa data yang direlease KONI NTB tidak ada kesalahan. Setelah dilakukan perbandingan data, akhirnya diketahui emas Sumbawa dari Cabor tinju tak dicantumkan. Itupun dari pihak KONI tetap bertahan.
Akhirnya Varian memanggil ketua Harian Pertina Sumbawa, Jamhur Husain yang kebetulan ada di lokasi penutupan. Setelah diperlihatkan bukti pengalungan medali emas di Cabor Tinju untuk Kabupaten Sumbawa, oleh Jamhur Husain pengurus KONI yang ditemui melunak.
Akhirnya panitia mengkonfirmasi panitia pelaksana. Sekretaris Pertina NTB, Kapt (Inf) Jamuhur, yang hadir di arena, melihat data keseluruhan perolehan medali dan kelas pertandingan di HP nya. Ketika diperlihatkan data tinju Sumbawa dan seketika melakukan kroscek ke panitia teknis pertandingan, data tinju 51 kg atas nama Yudha tidak ada.
“Memang seharusnya ada emas milik Sumbawa. Namun tidak tercatat,” jelasnya pada Varian Bintoro dan Jamhur Husain.
Atas kejadian tersebut, wartawan yang ada di acara penutupan langsung mengklarifikasi ketua KONI NTB Mori Hanafi. Mori terkesan menyalahkan pihak pelaksana. Sebab menurutnya pihaknya (KONI) hanya menerima data dari panitia pelaksana dari semua cabor. Seterusnya pihak KONI mencatat data berdasarkan informasi berupa data dari Panpel. “Jadi, kesalahan bukan dari kami (KONI),” ujar Mori mengelak.
Sekitar pukul 18.30 KONI NTB mengeluarkan release terbaru. Kabupaten Sumbawa memperoleh medali 41 emas, 37 perak dan 52 perunggu. Sehingga posisi Sumbawa berada di bawah Lombok Timur yang sama-sama memperoleh 41 emas. Sementara Lombok Timur unggul di perak dengan raihan 51.
Data inipun dipertanyakan Kabupaten Sumbawa. Sebab data perunggu sesungguhnya diperoleh kabupaten Sumbawa sebanyak 55. (SR)






