SUMBAWA BESAR, samawarea.com (9 Februari 2023)–Popularitas Abdul Rafiq terbilang cukup tinggi. Selain sebagai Ketua DPRD Sumbawa, Rafiq—karib ia disapa, sangat intens turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan bantuan kepada yang tak mampu. Bahkan Ketua DPC PDIP Sumbawa ini tak pernah absen mengunjungi warga yang sakit baik di rumah maupun di rumah sakit. Hal inilah yang memantik rasa simpati masyarakat terhadap figur santun ini.
Karena sikapnya yang peduli, akomodatif dan selalu berbaur, tak mengherankan jika masyarakat mendorongnya untuk maju menjadi calon Bupati Sumbawa pada Pilkada 2024 mendatang. Ternyata dorongan masyarakat ditambah figur yang mumpuni, menjadi pertimbangan PDI Perjuangan untuk mengusungnya sebagai bakal calon Bupati pada Pilkada mendatang.
Dimintai tanggapannya, Kamis (8/2), Abdul Rafiq menyatakan bahwa perintah partai adalah hal yang utama untuk dijalankan. Sebagai kader, harus tegak lurus menjalankan perintah tersebut. Namun partai juga tetap mempertimbangkan dari segala sisi termasuk hasil Pileg.
Ia mengakui telah ditunjuk partai untuk menjadi kontestan pada kontestasi Pilkada Sumbawa 2024. Namun untuk maju di Pilkada, Ia harus focus pada Pileg, bagaimana tetap mempertahankan PDIP sebagai pemenang di Kabupaten Sumbawa. Karena itu Rafiq menyatakan akan tetap maju sebagai Caleg di Dapil 5 Sumbawa.
“Pada Pemilu 2014 dan 2019, PDI Perjuangan sebagai pemenang di Kabupaten Sumbawa dan berhasil meraih posisi Ketua DPRD secara berturut-turut. Maka Pemilu 2024 mendatang, kita harus tetap mempertahankan kemenangan ini,” tegas Rafiq yang juga Dewan Pembina Komunitas Sepeda dan Motor, dan PGRI di Kabupaten Sumbawa.
Ketika hasil Pileg nanti, suara partai berkurang, Rafiq maupun PDIP tentunya akan berpikir ulang untuk maju pada Pilkada. Sebab menurut Rafiq, menjadi Kepala Daerah tidak hanya mengandalkan kekuatan birokrasi, ASN serta hubungan dan jaringan baik dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat tapi juga didukung oleh lembaga DPRD. Di DPRD inilah disetujui program-program prioritas dan unggulan daerah
Ia mengakui banyak dorongan yang meminta dirinya maju ke pentas Pilkada 2024 sebagai calon Bupati. Bukan hanya dari partai tapi juga dari tokoh masyarakat, tokoh agama, beragam komunitas dan paguyuban, dan para cendekia.
“Intinya kita tunggu hasil Pileg. Bagi saya saat ini adalah waktunya membesarkan partai, memenangkan Pemilu Legislative dan mendapatkan jumlah kursi maksimal,” pungkasnya. (SR)





