SUMBAWA BESAR, samawarea.com (7 Februari 2023)–Kondisi Elsa Safitri (22) sangat memprihatinkan. Sudah 5 bulan ini, gadis yang tinggal di Dusun Sengkal, Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, terbaring di tempat tidur. Badannya terlihat kurus dan lumpuh. Elsa hanya tinggal berdua dengan ibunya, Jumati, menempati rumah sederhana.
Prihatin terhadap keadaan keluarga kurang mampu ini, Wakil Bupati Sumbawa, Hj Dewi Noviany S.Pd., M.Pd langsung memerintahkan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa untuk turun membantu.
Perintah itu langsung dilaksanakan dengan menurunkan tim yang dikomandani Kabid Linjamsos, Syarifah S.Sos., M.Si., didampingi Kasi Kebencanaan, Sumariawan S.AP, mendatangi kediaman Elsa, Selasa (7/2/2023). Tim Disos melakukan kunjungan sekaligus menyerahkan bantuan untuk meringankan beban hidup keluarga tersebut.
Dihubungi usai penyerahan bantuan, Kadis Sosial Sumbawa melalui Kabid Linjamsos, Syarifah S.Sos., M.Si., menuturkan bahwa Elsa merupakan anak satu-satunya. Sebelumnya, Elsa pernah dirawat di RSUD Sumbawa dan selama satu bulan di ICU tak kunjung sembuh. Akhirnya dipulangkan karena pihak RSUD sudah tidak menemukan penyakitnya.
Elsa sudah 5 bulan berbaring di rumah dengan kondisi kesehatan yang kian memburuk. Tak hanya lumpuh, Elsa sudah tidak bisa berbicara. Menurut pengakuan Jumati–ibunya, berawal dari makan ikan buntal yang diduga beracun.
Karena mengkonsumsi ikan itu, satu keluarga yang berjumlah 5 orang termasuk Elsa, mengalami keracunan dan dilarikan ke rumah sakit. Setelah dirawat, hanya Elsa yang tak kunjung sembuh hingga kondisinya seperti sekarang ini.
Keluarga berharap agar pemerintah bisa membantu biaya keluarga yang menunggu Elsa jika dirawat di rumah sakit. Selain itu dapat diakomodir sebagai peserta PKH (Program Keluarga Harapan). “Alhamdulillah kunjungan kami bisa mengobati hati keluarganya,” ucap Bu Ipok—sapaan pejabat enerjik ini. (SR)






