Fraksi PKB Minta Masyarakat Miskin Tak Tercatat DTKS Diakomodir BPJS

oleh -506 Dilihat
Sukiman K, S.Pd.I, Anggota DPRD Sumbawa Fraksi PKB

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8 Juli 2022)–Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan masuk terhadap visi misi pemerintahan Mo—Novi.

Pada pandangan fraksinya yang disampaikan Sukiman K, S.Pd.i selaku juru bicara saat menanggapi penjelasan Bupati Sumbawa terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun anggaran 2021, Kamis (7/7), menyebutkan misi Sumbawa Sehat Cerdas ini bertujuan meningkatkan kesehatan dan kecerdasan masyarakat.

Fraksi PKB mendorong pemerintah daerah untuk mengakomodir masyarakat miskin yang tidak terakomodir DTKS dalam BPJS Kesehatan sebagai pelayanan dasar kesehatan. Anggaran untuk hal tersebut harus disediakan pemerintah daerah pada tahun anggaran berikutnya.

Tidak hanya BPJS, masyarakat miskin yang tidak terakomodir DTKS digratiskan kuliah dan biayanya disediakan pemerintah daerah. Kemudian untuk misi Sumbawa sejahtera dan mandiri yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal yang berkualitas, Fraksi PKB berharap ada akses modal, akses legalitas dan perijinan bagi UMKM yang mudah dan cepat.

Penguatan konsumsi yang diproduksi dan produksi apa yang dikonsumsi sebagai bentuk penguatan pendapatan masyarakat. Selanjutnya akses investasi dan usaha sebagai ruang dan peluang lapangan kerja baru yang memadai.

Sedangkan misi Sumbawa bersih dan melayani yang bertujuan meningkatkan birokrasi yang bersih dan pelayanan public, Fraksi PKB memberikan perhatian khusus terhadap penempatan ASN sesuai dengan kemampuan, serta manajemen pelayanan yang ramah dan beradab.

Untuk misi Sumbawa aman dan berbudaya, Fraksi PKB memberikan perhatian kepada pembinaan olahraga lebih diprioritaskan. Manajemen organisasi olahraga yang butuh perhatian pemerintah daerah. Penguatan Dewan Kesenian dan Lembaga Adat Tana Samawa, perempuan rawan sosial ekonomi dan perempuan buruh migran, serta akses kepemilikan dokumen kependudukan bagi masyarakat.

Terakhir misi Sumbawa tangguh dan berkelanjutan. Tujuannya meningkatkan kualitas infrastruktur untuk meningkatkan layanan dasar dan perekonomian.

Terhadap misi ini, PKB meminta akses jalan raya penghubung wilayah-wilayah jauh dan terisolir di seluruh Kabupaten Sumbawa. Akses tempat pembuangan sampah, akses air bersih, akses kesehatan lingkungan.

Fraksi PKB juga mengharapkan kepada pemerintah daerah memperhatikan beberapa hal yaitu harga komoditas pertanian yang sangat murah dan biaya proses produksi pertanian yang makin meningkat.

Masalah kelangkaan gas tabung hijau dan harga jual yang tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi. Pasar Seketeng juga perlu diperhatikan terutama genangan air saat musim hujan. Masalah sampah di Kecamatan Moyo Hilir dan kecamatan lainnya.

Terkait program yang bersumber dari anggaran DAK, penugasan dan perbantuan, Fraksi PKB merekomendasikan agar pengawasan dilakukan secara optimal dan komprehensip.

Mengenai kekurangan meubel pada sekolah dasar dan menengah pertama, diharapkan untuk lebih diprioritaskan. Mendesak pemerintah daerah untuk pengadaan penambahan unit pemadam kebakaran di wilayah timur Kabupaten Sumbawa, yakni Kecamatan Tarano.

Di bagian lain, Fraksi PKB kembali mengingatkan tentang pengadaan lahan pengganti untuk Balai Benih Sering, yang dialih-fungsikan sebagai rumah sakit. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *