Pemkab Sumbawa Salurkan 7 Kontainer Sampah untuk Utan, Pengelolaan Sampah Lebih Tertata

oleh -129 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (4 Agustus 2026) —Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai menerapkan sistem baru pengelolaan sampah di Kecamatan Utan. Melalui sistem ini, sampah rumah tangga tidak lagi dibuang sembarangan, melainkan dipusatkan di kontainer sebelum diangkut armada kebersihan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Penerapan sistem tersebut ditandai dengan penyerahan secara simbolis tujuh unit kontainer sampah di Aula Kantor Kecamatan Utan, Senin (3/8). Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., anggota DPRD, kepala OPD terkait, Camat Utan, serta para kepala desa se-Kecamatan Utan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa mengatakan bahwa penyaluran kontainer merupakan bagian dari perencanaan pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kebersihan lingkungan.

“Program ini merupakan bagian dari perencanaan yang telah disiapkan, terutama untuk menjaga kebersihan lingkungan. Hari ini Kecamatan Utan menerima bantuan pemerintah berupa tujuh unit kontainer yang akan ditempatkan di beberapa desa,” ujarnya.

Menurut Wabup, keberadaan kontainer akan memudahkan masyarakat membuang sampah pada lokasi yang telah ditentukan. Selanjutnya, sampah tersebut akan diangkut secara berkala ke TPA sehingga penanganannya menjadi lebih tertata, efektif, dan tidak lagi menumpuk di lokasi-lokasi yang tidak semestinya.

Ia berharap keberadaan tujuh kontainer itu dapat mendorong terwujudnya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dengan benar.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H. M. Berlian Rayes, mengatakan bantuan kontainer sampah merupakan hasil kolaborasi DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung peningkatan kebersihan di Kecamatan Utan.

Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh warga membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan agar Utan dapat menjadi contoh pengelolaan sampah bagi kecamatan lain di Kabupaten Sumbawa.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Pipin Sakti Bitongo, S.T., M.Eng., menjelaskan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut dari Gerakan Gotong Royong Indonesia Asri yang sebelumnya dilaksanakan serentak di 24 kecamatan.

Dari kegiatan tersebut, pihaknya menemukan masih banyak warga membuang sampah di bawah jembatan akibat belum tersedianya fasilitas penampungan sampah yang memadai.

“Menjawab keluhan masyarakat tersebut, kami menyiapkan solusi sementara berupa penyediaan kontainer sampah di desa-desa. Ke depan, sampah dari kontainer ini akan diangkut menuju TPA,” jelas Pipin.

Ia menegaskan, kontainer yang disediakan hanya diperuntukkan bagi sampah residu atau sampah yang sudah tidak dapat diolah kembali. Sedangkan sampah organik diharapkan dapat dikelola langsung oleh masyarakat dari sumbernya sehingga volume sampah yang masuk ke TPA dapat ditekan.

Menurut Pipin, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, sekaligus mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *