SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA
SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8 Juli 2022)–Fraksi Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah terkait peningkatan pendapatan sebesar 0,67 %. Ini merupakan kinerja yang patut dibanggakan dan perlu ditingkatkan secara berkelanjutan demi menjaga nafas kesejahteraan masyarakat.
Merujuk pada visi pemerintah Kabupaten Sumbawa adalah “Terwujudnya Sumbawa Gemilang yang Berkedaban”, Fraksi Golkar juga memberikan apresiasi karena telah dijalankan pemerintahan Mo—Novi secara bertahap.
Melalui Juru Bicara Fraksi, Berlain Rayes S.Ag., M.Si saat menyampaikan pandangan umum fraksi menanggapi penjelasan Bupati Sumbawa terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun anggaran 2021, Kamis (7/7), menyebutkan, pertama, Sumbawa sehat dan cerdas.
Implementasinya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pondasi daerah yang maju melalui peningkatan derajat pendidikan dan kesehatan. Fraksi Golkar memberikan apresiasi khusus pada peningkatan partisipasi masyarakat pada pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan kesetaraan.
Kemudian peningkatan rasio tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang berkompentensi, penurunan prevalensi stunting pada balita, peningkatan desa/kelurahan yang melaksanakan 5 pilar STBM, peningkatan jumlah tenaga kesehatan dengan kompetensi, penyuluh kesehatan di puskesmas sesuai standar, peningkatan pemenuhan sarana, prasarana dan alat kesehatan puskesmas sesuai standar.
Selain itu peningkatan pemenuhan kebutuhan obat publik/obat esensial, peningkatan puskesmas yang menyelenggarakan system informasi kesehatan dasar yang terakreditasi madya dan peningkatan masyarakat yang melakukan pemeriksaan rutin minimal 3 bulan sekali ke fasilitas pelayanan kesesehatan.
Kedua, Sumbawa sejahtera dan mandiri. Yaitu mempercepat penurunan kemiskinan, meningkatkan nilai tambah sektor akribisnis, industri dan pariwisata. Fraksi Golkar memberikan apresiasi khusus pada peningkatan jumlah omzet usaha mikro, jumlah usaha mikro, koperasi yang diberdayakan dan SDM koperasi yang terlatih.
Apresiasi juga diberikan pada peningkatan jumlah kebijakan pengembangan penanaman modal yang ditetapkan dan realisasi investasi. Peningkatan ketersediaan sarana dan prasarana pertanian yang memenuhi standar, peningkatan produksi pertanian dan izin usaha pertanian yang diterbitkan, peningkatan ketersediaan prasarana peternakan, penanganan areal yang terdampak wabah penyakit ternak dan penurunan kejadian jumlah kasus hewan menular.
Selanjutnya, peningkatan Izin Usaha Industri (IUI) yang diterbitkan. Peningkatan jumlah produksi tangkap, produksi perikanan budidaya dan produksi olahan hasil perikanan, dan peningkatan akurasi proyeksi indikator dalam pemanfaatan rencana tenaga kerja daerah. Pelaksanaan pelatihan kerja dan produktifitas tenaga kerja serta jumlah penempatan tenaga kerja, baik dalam negeri maupun luar negeri, serta penurunan jumlah desa rawan pangan dan peningkatan pangan segar aman konsumsi.
Ketiga, Sumbawa bersih dan melayani yang diimplementasikan dalam menciptakan birokrasi pemerintahan yang bersih (anti korupsi) cepat dan bermutu, memberikan kepastian serta pelayanan yang cepat dan efisien. Fraksi Golkar memberikan apresiasi khusus pada peningkatan data sesuai metadata statistik sektoral. Opini WTP terhadap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Sumbawa tahun 2021 dari BPK RI, dan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) tahun 2021 dengan nilai B.
Keempat, Sumbawa aman dan berbudaya. Yaitu mewujudkan Sumbawa yang beriman, berkarakter, terlaksananya ketentraman dan ketertiban umum serta terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan.
Fraksi Golkar memberikan apresiasi khusus pada peningkatan kepemilikan akta kelahiran, KTP-El dan KIA. peningkatan jumlah desa yang melaksanakan kerjasama antar desa, peningkatan cagar budaya yang dilestarikan dan dikelola, peningkatan jumlah pemuda terampil, mandiri dan berprestasi.
Visi Kelima, Sumbawa tangguh dan berkelanjutan. Implementasinya, adalah pengembangan infrastruktur dan konektifitas antar wilayah serta meningkatkan ketahanan terhadap bencana dan perubahan iklim melalui pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Fraksi Golkar memberikan apresiasi khusus pada peningkatan rasio luas kewenangan kabupaten yang dilayani oleh jaringan irigasi dan peningkatan sarana persampahan yang terbangun, ditingkatkan dan terpelihara. Peningkatan drainase dalam kondisi baik dan peningkatan jumlah bangunan gedung yang memenuhi standar (memiliki IMB/SLF).
Kemudian, Peningkatan rumah tangga yang mendapatkan akses terhadap air minum melalui sistem pengelolaan air minum (Spam) dan peningkatan rumah tangga yang memperoleh layanan pengelolaan air limbah domestic. Peningkatan perumahan dan pemukiman yang dilengkapi sarana prasarana utilitas umum, penurunan potensi pencemaran lingkungan akibat libah B3, dan peningkatan lembaga yang mendapatkan penghargaan bidang lingkungan hidup. (SR)






