SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA
SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8 Juli 2022)–Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Sumbawa memandang suksesnya Sumbawa menjadi tuan rumah perhelatan dunia “MXGP” di Samota Sumbawa, 24—26 Juni 2022.
Kehadiran MXGP Samota 2022 telah memberikan multiplier effect mulai dari ekonomi, pariwisata, olahraga, hingga re-branding Kabupaten Sumbawa. Bahkan MXGP Samota 2022 ini juga telah menjadi entry point bagi kebangkitan perekonomian masyarakat Kabupaten Sumbawa pasca pandemi.
“Dengan suksesnya penyelenggaraan MXGP Samota ini, Fraksi Demokrat sangat mendukungnya,” kata Sri Wahyuni S.AP, juru bicara fraksi saat menyampaikan pandangan umum fraksi menanggapi penjelasan Bupati Sumbawa terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun anggaran 2021, Kamis (7/7).
Namun demikian di akhir perhelatan besar tersebut, ungkap Sri Wahyuni, menimbulkan banyak pertanyaan dan belum terjawab hingga kini. Fraksi Demokrat berharap kepada pemerintah daerah untuk memberikan penjelasan yang komprehensip terkait pelaksanaan MXGP Samota tersebut, apa yang dihasilkan oleh Kabupaten Sumbawa baik dari sisi pendapatan daerah, restribusi dan pajak daerah, sampai kepada penjelasan penggunaan dana APBD dari persiapan hingga selesainya kegiatan.
Di bagian lain pandangannya, Fraksi Demokrat memperkirakan tingkat kemiskinan dan ketimpangan akan bertambah cukup signifikan pada akhir tahun 2021 dan awal 2022 ini bila tidak diambil langkah-langkah pencegahan.
Kebijakan extraordinary sejak tahun 2021 yang dilakukan oleh pemerintah daerah setelah penanganan pandemi covid-19 pada dasarnya ditujukan untuk mencegah dampak negatif perekonomian yang semakin dalam. Seharusnya fokus utama pemerintah daerah selanjutnya adalah menjaga sisi demand perekonomian. Akibat menurunnya aktifitas ekonomi.
Fraksi Demokrat mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk melakukan strategi dalam jangka pendek terkait dengan sektor sektor yang terkena dampak paling besar untuk memperbaiki indikator kesejahteraan agar kembali on the track.
Kemudian langkah kebijakan untuk memitigasi dampak dalam melakukan pemulihan sosial ekonomi guna melindungi masyarakat miskin dan rentan maupun stimulus dukungan terhadap dunia usaha, dengan memperhatikan kebijakan fiskal pemerintah daerah.
“Kami berharap pemerintah daerah melakukan upaya reformasi fundamental pada penganggaran bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial. Ini menjadi momentum untuk mempersiapkan pondasi yang kokoh untuk melaksanakan transformasi ekonomi menuju Kabupaten Sumbawa yang adil makmur serta gemilang,” tandasnya. (SR)






