SUMBAWA BARAT (15 Juni 2022)–Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumbawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Air Limbah Domistik (PALD), sudah melakukan penyedotan septic tank terjadwal mulai tahun 2021 lalu. Menurut Sekretaris Dinas PUPR KSB melalui Kabid Cipta Karya, Burhanuddin Harahap penyedotan saptic tank berjadwal ini dilakukan secara bertahap setiap tahunnya mulai 2017 lalu. Sebab septic tank akan penuh selama 3 tahun.
“Seharusnya kita sudah jadwalkan di 2020 namun karena covid penyedotan terjadwal tidak bisa kita lakukan sehingga kita laksanakan di tahun 2021. Tapi kami tetap menerima permintaan masyarakat secara on call,” katanya.
Pada Tahun 2021 sambung Burhanuddin, penyedotan septic tank mencapai 5000 rumah dan sudah teratasi dengan baik. 5.000 rumah ini sudah terjadwal meski tidak ada permintaan dari pemilik rumah. “Tidak ada warga yang merasa keberatan, justru mereka terbantu,” imbuhnya.
Sedangkan untuk warga yang septic tanknya sudah penuh tapi belum jadwalnya, Burhanuddin mengaku tetap dilayani. “Kapasitas armada kami saat ini bisa menyedot saptic tank sampai di angka 8000 sehingga kita masih bisa melayani yang belum masuk jadwal. Contohnya pada tahun 2021 kemarin penyedotannya hanya terjadwal 5000 saptic tank namun banyak juga yang menelfon langsung petugas kami dan itu dilayani,” ujarnya.
Selanjutnya, limbah hasil penyedotan dikelola di IPLT untuk dijadikan pupuk organic. Namun pupuk ini belum direkomendasikan untuk pertanian karena membutuhkan pengkajian. Tapi pupuk ini sudah sering digunakan untuk tanaman bunga dan hasilnya bagus.
“Masyarakat sekitarpun ada yang datang mengambil tanpa kita rekomendasikan. Kalau masyarakat mau silahkan diambil tanpa dipungut biaya,” kata Burhanuddin.
Mengenai biaya penyedotan, Bur mengaku sampai saat ini digratiskan. Kedepannya akan diatur regulasinya untuk melakukan penarikan retribusi bagi kelancaran operasional. Sebab setiap sesuatu pasti ada masanya. Demikian dengan peralatan seperti kendaraan yang butuh perbaikan dan biaya pegawai. “Retribusinya tidak seperti jasa umum karena kami lebih mengedepankan pelayanan terhadap masyarakat,” pungkasnya. (HEN/SR)






