SUMBAWA BARAT, samawarea.com (23 Juni 2022)—Bisa dibilang, SDN 1 Kertasari Kecamatan Taliwang, adalah seolah dasar negeri yang paling kumuh di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Pasalnya bangunan sekolah itu sudah berumur 40 tahun dengan kondisi tidak layak untuk digunakan dalam mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM).
Meski sudah sering diusulkan namun pemerintah melalui leading sektor terkait minim respon. Justru yang lebih cepat meresponnya adalah si jago merah. Bangunan tua dan kumuh itupun dilahap api.
Anggota DPRD KSB Andi Laweng kepada wartawan, Kamis (23/6) sangat menyesalkan sikap pemerintah daerah yang tidak pro terhadap pendidikan di Sumbawa Barat. Salah satunya tidak memberikan perhatian serius terhadap kondisi sarana prasarana di SDN 1 Kertasari.
Sebagai anggota DPRD, dia sendiri yang pernah beberapa kali mengusulkan dilakukan pembangunan baru terhadap sekolah itu. Mengingat usia sekolah yang sudah ‘udzur’ sekitar berusia 40 tahun. Namun respon pemerintah sangat lambat.
“Diminta bangun baru hanya dipenuhi rehab saja, itupun tidak menyeluruh, hanya ada 2 kelas yang direhab, sedangkan 3 kelas lainnya terlihat sangat kumuh dan memprihatinkan,” tukasnya.
Karena tiga kelas ini belum diperbaiki, terpaksa dikosongkan dan dijadikan gudang. Jika digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) dikhawatirkan roboh dan menimpa guru dan anak didik. Ia mengaku tidak mengetahui pasti apa pertimbangan Pemda KSB sehingga mengabaikan kondisi yang ada.
Padahal secara politik, Kertasari memiliki andil besar dalam mendukung kepemimpinan dua periode Musyafirin—Fud Syaifuddin menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat.
Karena kondisi bangunan yang buruk, lanjut Andi Laweng, sangat rentan terhadap kerusakan termasuk kebakaran. Karena itu tanpa diduga api membakar bangunan tersebut. “Untung saja masyarakat setempat sigap sehingga Si Jago Merah cepat dipadamkan dan bangunan hanya terbakar ringan,” ungkapnya.
Dengan kejadian ini, Laweng meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan bangunan sekolah tersebut sebagai bentuk keberpihakan terhadap berkembangnya dunia pendidikan di KSB untuk menjamin kualitas generasi penerus. (HEN/SR)






