Bolos, 9 Pelajar SMP Diangkut Pol PP, Sebagian Masih Mabuk Komix

oleh -757 Dilihat

SUMBAWA—Sebanyak 9 orang siswa SMP terjaring Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa dalam operasi yang digelar, Senin (31/1/2022) pagi tadi. Para pelajar ini diangkut saat berada di salah satu warung wilayah Samota, karena bolos sekolah.

Ternyata di antara mereka ada yang dalam kondisi mabuk akibat pengaruh Komix. Bahkan karena pengaruh obat pereda batuk tersebut, mereka sempat terlibat perkelahian. Dari lokasi, Satpol PP menyita 93 kotak Komix, satu di antara kotak tersebut masih berisi sekitar 15 sachet Komix.

Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin S.Sos., M.Si yang ditemui di ruang kerjanya, mengatakan, diamankannya para pelajar di jam sekolah ini berdasarkan pengaduan beberapa sekolah dan masyarakat. Sebab di lokasi diamankannya pelajar ini, kerap dijadikan tempat para remaja mengkonsumsi Komix.

Tim yang dikomandani Kasi Ketertiban Umum, Mukhtamarwan ini langsung meluncur ke lokasi dan mendapati sejumlah pelajar diduga sedang konsumsi Komix. Melihat tim yang datang, para pelajar kabur ke persawahan dan dikejar. “Mereka bolos dan berada di luar sekolah saat jam pelajaran,” kata Haji Sahabuddin.

Yang mengejutkan, para pelajar ini mengkonsumsi Komix. Mereka membeli Komix di kios tempatnya nongkrong. Kepada penyidik Satpol PP, para pelajar ini membeli Komix sekotak seharga Rp 48 ribu. Jika tidak cukup uang, penjualnya bersedia dibayar sebagian, setengahnya bisa dihutang . Jika uang pelajar ini sangat terbatas, dapat membelinya seharga Rp 5 ribu untuk 3 sachet. “Kami menemukan 93 kotak Komix dalam keadaan kosong, kecuali satu kotak yang masih berisi 15 sachet. Dalam sekotak normalnya berisi 30 sachet,” imbuhnya.

Terhadap para pelajar ini, Kasat Sahabuddin mengaku telah memberikan pembinaan. Selanjutnya mereka diserahkan kepada orang tua dan pihak sekolah untuk pembinaan lebih lanjut. Kasat menghimbau agar orang tua dapat mengawasi secara ketat pergaulan anaknya. Kepada penjual Komix diminta untuk tidak lagi meracuni dan menghancurkan masa depan anak-anak. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *