Basuh Kaki Ibu, Hari Ibu di Lapas Sumbawa Mengharu Biru

oleh -513 Dilihat

SUMBAWA–Peringatan Hari Ibu ke-93 Tahun 2021 di Lapas Sumbawa Besar Kantor Wilayah Kemenkumham NTB, Rabu (22/12) pagi ini nampak berbeda. Untuk menumbuhkan makna dari peringatan tersebut, petugas Lapas menghadirkan sepuluh perwakilan ibu dari warga binaan untuk mengikuti kegiatan basuh kaki.

Suasana mengharu biru menyelimuti warga binaan. Tangis ibu dan anak seketika pecah, ketika satu persatu warga binaan diminta bersimpuh di kaki orang tuanya masing-masing.

Diiringi bacaan puisi dari rekan sesama warga binaan, perlahan mereka membasuh kaki ibunya dengan air yang telah disediakan pada sebuah bak kecil. Perlakuan tersebut disambut sang ibu dengan mengusap kepala anaknya penuh rasa kasih sayang.

Usai membasuh kaki ibunya, keduanya berpelukan. Rasa haru dan bahagia menyatu sebagai wujud kasih sayang yang mendalam. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai simbol dan wujud bakti anak kepada orang tua yang telah berjuang membesarkan mereka.

Kalapas Sumbawa Besar, M. Fadli dalam sambutannya berpesan agar seluruh warga binaan dapat mempertahankan hubungan baik dengan orang tua, meski saat ini tengah menjalani hukuman pidana di Lapas. Menurutnya, hal ini akan berpengaruh pada perjalanan hidup yang akan dialami oleh setiap manusia.

“Kesuksesan yang kita rasakan adalah balasan yang diberikan Tuhan atas tindakan kita membahagiakan orang tua, khususnya ibu. Baiknya hubungan kita dengan ibu, baik pula yang akan kita alami dalam kehidupan,” pesannya.

AK (30), salah seorang perwakilan warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Lapas karena telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kerinduannya terhadap sang ibu sedikit dapat terobati serta dapat menyampaikan permohonan maaf secara langsung. “Terima kasih kepada Bapak Kalapas untuk acara ini, senang bisa bertemu ibu dan minta maaf langsung,” ungkapnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *