SUMBAWA BARAT, samawarea.com (28 Oktober 2021)
Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Zainuddin Opu mendukung langkah pemerintah daerah dalam menata tata niaga hewan ternak di KSB, khususnya suplay ayam dari luar KSB.
Zainuddin Wanden akrab ia disapa menilai bahwa langkah yang dilakukan dinas yang disepakati dengan pengusaha, saling menguntungkan satu sama lain, baik itu pengusaha lokal, pegusaha luar, pengepul, dan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan harga yang stabil.
Ia juga meminta agar peternak, pengepul dan penjual untuk menghindari pasokan ayam dari luar pulau tanpa administrasi, sebagaimana yang diatur dalam regulasi.
“Peternak, pengumpul menghindari pengiriman ayam beku melalui bus umum atau truk terbuka tanpa sistem pendingin. Kepada sesama pencari rezeki melalui perniagaan ayam (hidup/beku) tidak saling bergesekan yang berpotensi terhalangnya rezeki orang lain,” katanya mengingatkan.
Ia berharap pemerintah terus mengawal regulasi yang sudah ditetapkan baik itu Pergub ataupun Perda. Sebab tak dipungkiri di lapangan bisa saja terjadi gesekan-gesekan yang tidak diinginkan. Dengan adanya pemerintah bisa menjadi penengah untuk mengatur agar semua berjalan beriringan tanpa harus saling menjatuhkan. (SR)






