Yang Larang Mabuk Tertombak di Perut, Yang Mabuk Tertombak di Pantat

oleh -492 Dilihat

KOTA BIMA, samawarea.com (15 September 2021)

Pesta minuman keras disertai pemalakan di Desa Parangina, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Selasa (14/9) kemarin, berubah mencekam. Dua orang terlibat saling tombak dan sama-sama terluka. Satunya berinisial HN (21) mengalami luka di perut, sedangkan SK (28) terluka di bagian pantat. Kini keduanya tengah mendapat perawatan medis.

Kapolres Bima Kota, AKBP Henry Novika Chandra melalui Kasubag Humas, IPTU Jufrin Rama, Rabu (15/9) mengatakan, peristiwa berdarah ini berawal dari HN (21) yang melarang sekelompok orang yang tengah pesta miras.

Pasalnya sekelompok orang yang diketahui berinisial SK dan kawan-kawannya ini mabuk-mabukan sambil memalak orang yang melintas. Saat diingatkan, SK Cs tidak terima dan mengamuk.

HN pun pulang ke rumah dan kembali ke TKP sambil membawa tombak. HN langsung menanyakan kepada SK Cs, siapa yang mengamuk sembari menombak pagar di sekitar lokasi.

Melihat itu, SK naik pitam lalu mengambil tombak yang menancap di pagar, dengan serta merta menombak ke arah HN dan mengenai perutnya. Tidak terima dirinya ditombak, HN mencabut tombak yang menancap di perutnya lalu menombak SK sehingga mengenai bagian pantatnya. ”Perkelahian keduanya pun terjadi dan berakhir setelah direlai warga lainnya,” kata Jufrin.

Keduanya langsung dilarikan ke puskesmas terdekat dengan luka di sejumlah bagian tubuhnya. Saat ini kasus tersebut ditangani Polsek Sape, dan sejumlah anggota sempat diterjunkan untuk mengamankan situasi. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *