Bertugas Sebagai Tracer, Babinsa Kembali Dibekali Pelatihan

oleh -738 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (3 Agustus 2021)

Selain ketua RT, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 1607/Sumbawa ikut menjadi salah satu ujung tombak, dalam mengawasi dan mengawal percepatan penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah kerjanya. Babinsa bertugas sebagai tracer atau ikut mencari dan melakukan tracing kontak terhadap warga yang memiliki kontak erat dengan pasien konfirmasi positif Covid-19.

Meski sampai saat ini khususnya di Kabupaten Sumbawa masih berstatus PPKM Berskala Mikro, tak lantas membuat semua kendor dalam hal pelaksanaan protokol kesehatan. Untuk memaksimalkan tugas sebagai Tracer dalam penanganan Covid-19, personil Babinsa Kodim 1607/Sumbawa kembali dibekali pelatihan yang digelar di Aula Parikesit Kodim 1607/Sumbawa, Selasa (3/8/2021).

Dalam pelatihan melalui Video Conference ini memberikan sejumlah materi yang meliputi pengetahuan dasar tentang covid-19, pencegahan dan pengendalian serta strategi pengendalian Covid-19 melalui penelusuran kontak (contact tracing) dan pelatihan pengambilan Antigen Rapid Test.

Sebelumnya, seluruh Babinsa Kodim 1607/Sumbawa sudah dibekali pelatihan untuk memaksimalkan tugas sebagai tracer. Dalam pelatihan tersebut para Babinsa diingatkan kembali tugas pokok seorang tracer agar totalitas mendukung pelaksanaan tugas di masing-masing wilayah binaan.

Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) mengatakan, pelatihan seluruh Babinsa untuk menguatkan testing dan tracing sejak dini terhadap kasus baru Covid-19. Para Babinsa di masing-masing wilayah Kodim ikut dilibatkan dalam rangka mempercepat penanganan Covid-19 yang juga menjadi salah satu strategi pemerintah.

“Kami selaku aparat di kewilayahan akan selalu aktif dan mendukung program dan strategi pemerintah dalam penanganan Covid-19,” beber Dandim, seraya menambahkan bahwa pelatihan ini untuk lebih banyak mendapatkan informasi Covid-19, sehingga langkah maupun tindakan di lapangan akan maksimal.

Ia meminta seluruh personel yang telah diberikan pelatihan, menjadi tenaga yang cakap dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya di Kabupaten Sumbawa.

Dandim juga menekankan adanya sikap senantiasa bersinergi dengan seluruh pihak terkait di wilayah masing-masing. Selain itu menjadi contoh dan terus menerapkan disiplin ketat kepada masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan kapan dan di manapun. “Dengan harapan upaya-upaya pencegahan ini dapat berjalan maksimal dan kita semua dapat keluar dari situasi pandemi ini,” pungkas Letkol Rudi—sapaan Dandim Sumbawa. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *