SUMBAWA BESAR, samawarea.com (10/3/2021)
Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) melalui Badan Usaha Milik Kampus (BUMK) PT. Olat Maras Teknologi (OMT) melakukan panen perdana Lele Bioflok, Senin (8/3/2021). Panen lele di Kawasan Asrama UTS ini dihadiri Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat, S.Pt., MT, Rektor UTS dan jajaran, peternak lele di Sumbawa, staf PT OMT dan mahasiswa UTS.
Peternakan Lele Bioflok UTS merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok. Usaha ini dikelola oleh OMT Akuakultur yang adalah salah satu unit usaha dari BUMK UTS PT. Olat Maras Teknologi (OMT).
Askar Fardiansyah, S.Biotek selaku Manajer OMT Akuakultur menjabarkan bahwa budidaya bioflok di UTS dimulai per tanggal 3 Desember 2020. Kolam Lele yang aktif sebanyak 8 kolam. Budidaya lele tersebut menerapkan sistem bioflok yang mungkin masih terdengar asing, namun tim Akuakultur berhasil mendapat formulasi yang tepat sehingga hasil yang didapatkan cukup baik. Rata-rata isi per kolamnya sekitar 1000 ekor. Untuk total dari panen pertama mencapai 120 kg dan telah diorder oleh pengepul di wilayah Sumbawa.
Rektor UTS, Chairul Hudaya, Ph.D dalam sambutannya menyampaikan, suksesnya kegiatan panen perdana ini tentu atas kerjasama seluruh staf di lapangan dan pembinaan yang luar biasa dari pihak Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok.
“Kami berharap budidaya Lele dengan sistem bioflok semacam ini bisa terus dijalankan sampai panen kedua, ketiga dan seterusnya. Terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak,” ucapnya. (SR)






