Kreatif Dalam Mengembangkan Conten Creator di Masa Pandemi Covid 19 Sebagai Media Pembelajaran yang Efektif

oleh -1405 Dilihat

Oleh: Fahri Hamdani, S.Pd., M.Pd dan Nawassyarif, S. Kom., M.Pd. (Dosen UTS)

Berkembangnya produksi komunikasi dan informasi di era sekarang ini, ditambah kemudahan mengakses internet yang kian pesat. Membuat perilaku banyak orang dalam menerima banyak informasi mulai berubah. Beragamnya platform media sosial sekarang ini, menjadikan siapa saja dapat meproduksi informasi dengan mudah dan menarik. Tidak lagi sekadar menjadi pelaku konsumsi informasi saja, media sosial dan internet membuat banyak kesempatan kita semua termasuk anda, memproduksi informasi sesuai dengan kegemaran atau hal-hal yang kita sukai.

Dalam dunia pendidikan tentunya perlu menyesuaikan diri dengan media baru dan cara baru karena pada dasarnya pendidikan tidak akan dapat lepas dari perkembangan teknologi, salah satu yang berkembang saat ini adalah belajar online dimana dengan belajar online mahasiswa/siswa dapat dengan mudah mencari pengetahuan sesuai dengan kebutuhan dan tidak lagi tergantung dari kurikulum pendidikan formal yang pelaksanaan kelasnya telah terstruktur sesuai dengan waktu yang ditentukan sehingga mahasiswa/siswa mau tidak mau harus mengikuti pola yang sama.

Banyak siswa dan mahasiswa meresa frustrasi dengan hasil belajar mereka. Mereka merasa sudah belajar dengan baik tetapi hasilnya tetap tidak memuaskan. Apanya yang salah? Banyak faktor yang mungkin menjadi penyebabnya. Salah satunya adalah karena mereka tidak merencanakan belajarnya dengan baik. Tanpa perencanaan yang baik, apapun yang dilakukan mungkin tidak akan memberikan hasil seperti tujuan yang diinginkan.

Dalam program pengajaran, baik program semester maupun program mingguan/harian dapat dipandang sebagai suatu skenario tentang apa yang harus dipelajari dan bagaimana mempelajarinya. Dalam perencanaan atau penyusunan suatu program pengajaran, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kurikulum terutama perangkat pembelajarannya. Dalam perangkat pembelajaran telah tercantum Standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok, tujuan pembelajaran, indikator serta alokasi waktu untuk mengajar materi tersebut.

Dalam penyusunan program semester, rincian standar kompetensi dan kompetensi dasar yang akan diberikan, perlu juga memperhatikan waktu yang tersedia. Jika waktu yang tersedia cukup banyak maka indikator yang akan disampaikan dapat lebih banyak, tetapi jika waktu sedikit maka indikator yang akan diberikan dibatasi.

Online learning membuat mereka lebih merasakan merdeka belajar sesuai dengan apa yang didengungkan pemerintah kita saat ini artinya mereka bisa belajar dari berbagai sumber media yang telah tersedia kapanpun, dimanapun, dan kondisi ideal untuk menyerap informasi yang dicari salah satunya dari conten kreator.

Content creator menjadi kata yang tidak begitu asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Apalagi semenjak dua platform media sosial yang terkenal di Indonesia saat ini, sebut saja Instagram dengan SelebGram-nya, YouTube dengan Youtuber-nya, Facebook dengan yang sudah banyak melahirkan content creator  nasional maupun lokal yang nama-namanya tidak pernah kita dengar sebelumnya bahkan ada yang sebelumnya menjadi tokoh lokal dengan cepat menjadi tokoh nasional bahkan tokoh internasional.

Content creator yaitu orang yang paham mengenai pembentukan konten yang ideal di media social (Yusti dkk, 2017) dan selain  itu dapat dijadikan media pembelajaran baru untuk berbagi pengalaman, berbagi ilmu, dan berbagi informasi wisata budaya, peristiwa dan informasi-informasi berharga lainnya. Youtuber dan Selebgram kini digeluti banyak orang terutama kalangan generasi muda.

Selain bisa menghasilkan uang, media tersebut juga dinilai menjadi wadah tepat untuk mengekspresikan potensi diri. Namun agar bisa menghasilkan, butuh ketekunan, kreativitas, dan sedikit ilmu editing karena dalam menghasilkan konten dituntut untuk punya ide-ide orisinil supaya bisa menghasilkan materi baru yang berbeda dan memiliki nilai manfaat tapi tetap bisa diterima dan laku di masyarakat.

Konten yang kamu buat pun diharapkan bisa menjadi trend-setter sehingga bisa mendapat banyak respons positif dari warganet. Untuk yang sudah mendapatkan subscribe dan penonton dalam jumlah tertentu bahkan mendapat fasilitas pendukung dan pelatihan yang standar dari youtube. Contohnya youtuber dan selegram individu, Randi yang memiliki akun Instagram @mister_randii, mungkin bisa ditiru. Dia sukses menjadi pengusaha sekaligus selebgram dan youtubers terkenal.

Pria asal Medan yang memiliki akun Instagram @mister_randii, sukses menjadi pengusaha sekaligus selebgram dan youtubers terkenal. Contoh kedua Youtuber Masjid Jendral Sudirman Yogyakarta dengan akun “mjs channel” dengan menayangkan kajian-kajian rutin yang menyenangkan. Contoh ketiga Komunitas Salihara dengan akun “Salihara Arts Center” yang menayangkan pertunjukan kebudayaan dan diskusi-diskusi ilmiah.

Jika berbicara online learning pasti sangat terkait dengan Konten Digital, yaitu materi pembelajaran yang dibuat dalam berbagai bentuk format teks, gambar, animasi, video, audio atau kombinasinya yang diubah oleh mesin pembaca kedalam bentuk kode sehingga dapat dibaca, ditampilkan atau dimainkan oleh  mesin digital atau komputer serta dapat dishare atau diakses dengan mudah ke pembelajar sehingga informasi-informasi yang kompeks dan spesifik secara menyenangkan yang tidak bisa disampaikan lewat narasi teks maupun gambar.

Konten digital campuran dari berbagai format dalam tayangannya mampu memvisualisasikan gerakan motorik yang dinamis, ekspresi wajah dan nuansa lingkungan tertentu (Belawati, 2003).

Dengan hadirnya konten digital juga memberikan kemudahan untuk peserta didik untuk belajar ilmu-ilmu baru sesuai dengan kebutuhannya. Jika selama ini mahasiswa hanya memiliki satu pilihan sumber ilmu yaitu  buku paket, jurnal, modul yang digunakan, dengan konten digital pembelajaran yg di desain dalam bentuk video, animasi, audio dkk jadi tidak terbatas hanya kepada Conten Creator yang sekedar menampilkan video, gambar, dan suara saja, karena saat ini, kebanyakan konten berupa berita, Tutorial, Update dan sebagainya, masih melalui tulisan, yang selanjutnya akan di proses kembali menjadi sebuah video yang kreatif dan menarik, mereka dapat mencari sumber-sumber ilmu yang lain untuk memperkaya pengetahuannya.

Ke depannya juga para guru dosen, Lembaga pendidikan dituntut untuk dapat lebih kreatif dalam membuat konten digital. Konten insitusi pendidikan atau konten pendidik tidak boleh telat  dan kalah dengan konten-konten digital yang telah menjamur dan menjadi favorit di dunia maya telah dikenal saat ini dalam konteks nasional maupun global, hal ini terlebih ketika wabah Covid 19 melanda dunia tidak terkecuali di negeri ini semakin nyata bahwa ke depannya konten digital akan semakin memegang peranan penting dalam proses pembelajaran yang nyaman,  menyenangkan  dan berkualitas. Disamping itu, saat ini sudah jelas terlihat betapa mahasiswa atau siswa lebih menggemari belajar dari platform yang menawarkan konten digital dengan gaya-gaya yang lebih inovatif dan kreatif.

Menentukan Pengembangan konten digital ide dan konsep, tentu saja selanjutnya adalah memproduksi konten itu sendiri tentunya menjelaskan informasi yang ingin kita sampaikan dengan gaya inovasi dan menarik sesuai kreasi kita dengan cara membuat konten yang memadukan gambar, suara, video, animasi, tulisan, atau gabungan dari keseluruhan tersebut menjadi perangkat pembelajaran digital yang berdampak pada keefektifan pembelajaran. (*)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *