SUMBAWA BESAR, samawarea.com (10/6/2020)
Pendaftaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021 untuk jenjang SMP/MTs baru resmi dibuka pada tanggal 29 Juni mendatang. Berbeda dengan tahun sebelumnya, pendaftaran tahun ini menggunakan sistem online. Itu salah satu imbas dari Covid-19 yang mengharuskan tidak ada pengumpulan massa di suatu tempat atau lokasi tertentu, guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Untuk menarik minat calon siswa baru, sejumlah sekolah sudah mulai melakukan sosialisasi melalui media sosial dan menyebar brosur. Cara inilah yang juga dilakukan SMP Negeri 1 Unter Iwes, SMP Negeri 1 Sumbawa maupun sekolah lainnya di Kabupaten Sumbawa.
Di SMPN 1 Unter Iwes, seperti disampaikan kepala sekolah setempat, Drs Tamrin, tahun ini telah menyiapkan 6 kelas untuk calon siswa baru. Tiap kelasnya nanti diisi 32 siswa. Pendaftaran akan dibuka selama tiga hari, 29 Juni–1 Juli 2020. Meski sistem pendaftaran tahun ini agak berbeda dengan tahun lalu, Tamrin mengaku optimis 6 kelas yang disediakan bakal terisi. Karena itu, sekolahnya gencarkan melakukan sosialisasi dan promosi. Di samping itu, sekolah juga menerapkan sistem jemput bola. Caranya, panitia PPDB akan mendatangi SD imbas berdasarkan zona dengan tetap mengedepankan protokol penanganan Covid-19.
Untuk diketahui, jumlah SD imbas di zona wilayah SMPN 1 Unter Iwes cukup banyak. Meliputi SDN 15 Sumbawa, SDN Uma Beringin, SDN Nijang, SDN Kerato, SDN Sering, SDN Perung, SDN Samapuin dan SDN 3 Sumbawa. Persentase serapannya juga bagus. ”Tahun lalu 80% ke sini (daftar di SMPN 1 Unter Iwes),” aku Tamrin.
Ditemui terpisah Kepala SMPN 1 Sumbawa, A Rahman Semba, S.Pd, menuturkan di PPDB tahun ini sekolahnya menargetkan 8 rombongan belajar (Rombel). Masing-masing 32 siswa per Rombel. ”Total siswa yang kita terima tahun ini 256. Kita buka hanya dua hari, dari tanggal 29-30 Juni. Ini untuk memberikan peluang kepada sekolah,” ujarnya.
Dari jumlah tersebut lanjut mantan Kepala SMPN 1 Badas ini, terdiri dari 75% dari jalur Zonasi, 15% jalur afirmasi dan masing-masing 5% untuk jalur prestasi dan jalur perpindahan. ”Tanggal 1 Juli pengumuman. Tidak ada gelombang kedua,” pungkasnya. (SR)






