MATARAM, samawarea.com (16/6/2020)
Kabar menggembirakan datang dari ruang-ruang perawatan pasien Covid-19 di NTB. Hari ini, Selasa, 16 Juni 2020, sebanyak 31 pasien telah terbebas dari Covid-19 setelah menjalani dua kali pemeriksaan laboratorium swab dan keduanya negatif.
Sekretaris Daerah Selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam rilisnya hari ini mengakuinya. Pasien sembuh itu tersebar di Kota Mataram 16 orang, Lobar 8 orang, Loteng 1 orang, Lotim 4 orang dan Kabupaten Bima 2 orang. Dari dua pasien sembuh ini terdapat bayi berumur 5 hari dan 1 tahun, dua orang anak berusia 9 tahun dan 13 tahun.
Sekda juga menyebutkan pada hari yang sama terdapat 21 kasus baru positif Covid. Semua berada di wilayah Pulau Lombok. Yakni Koata Mataram 5 orang, Lobar 7, Loteng 7 dan luar provinsi 2 orang. Dari 21 pasien positif ini tercatat ada bayi berusia 3 bulan, dan 1 orang warga Desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah meninggal dunia. Dengan adanya tambahan 21 kasus baru terkonfirmasi positif, 31 tambahan sembuh baru, dan 1 kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai Selasa, 16 Juni 2020 sebanyak 978 orang, dengan perincian 656 orang sudah sembuh, 41 meninggal dunia, serta 281 orang masih positif.
Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan pelacakan kontak terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan petugas kesehatan di Kabupaten/Kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.
Untuk diketahui, kasus kematian karena Covid-19 sebagian besar disertai dengan penyakit tidak menular, seperti penyakit kardiovaskular (hipertensi, jantung), diabetes melitus, atau penyakit paru kronis. Oleh karena itu, diharapkan kepada masyarakat yang memiliki penyakit tidak menular seperti di atas untuk lebih menjaga kesehatan, segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat, dan berupaya mencegah terinfeksi Covid-19 dengan cara tidak keluar rumah, memakai masker bila harus keluar rumah, melakukan social distancing, sering cuci tangan, dan tidak merokok. (SR)






