Home / Ekonomi / Dua Bulan Menjabat, Tiga Sumber Air Didapat

Dua Bulan Menjabat, Tiga Sumber Air Didapat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (30/5/2020)

Meski belum genap dua bulan menjabat sebagai Direktur Utama Perumdam Batu Lanteh Kabupaten Sumbawa, Juniardi Akhir Putra, ST., S.ST., M.Kom sudah melakukan berbagai langkah kongkrit untuk mengatasi persoalan distribusi air di Kabupaten Sumbawa. Satu per satu masalah mulai teratasi. Dari perpipaan atau jaringan distribusi air yang sudah apkir, hingga mengatasi beratnya beban Mata Air Semongkat dalam melayani 14 ribu pelanggan yang tersebar di 3 kecamatan dari 21 ribu pelanggan se-Kabupaten Sumbawa.

Dalam jumpa persnya, Dirut Perumdam Batu Lanteh yang akrab disapa Juniardi, mengakui hal itu. Ia meyakini ke depan semua persoalan yang dikeluhkan masyarakat terkait dengan layanan PDAM akan teratasi. Saat ini pihaknya tengah membereskan simpul persoalannya. Untuk instalasi PDAM, akan dilakukan revitalisasi. Hasil komunikasinya dengan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Sumbawa dan DPRD Sumbawa, revitalisasi ini direncanakan tahun depan. Pada tahun ini PRKP akan melaksanakan dua proyek besar yang akan disinergikan dengan Perundam Batu Lanteh. Yaitu pemetaan ulang semua jaringan perpipaan di Kabupaten Sumbawa sehingga diperoleh gambaran utuh tentang instalasi pipa induk PDAM baik transmisi maupun distribusinya. Kemudian pembuatan Rencana Induk Strategis yang baru pada tahun 2020 ini, agar data-data lebih up-to-date sebagai dasar pihaknya untuk merancang atau merencanakan kegiatan-kegiatan dalam rangka memperbaiki layanan air khususnya di Kabupaten Sumbawa.

Pihaknya juga sangat intens berkomunikasi dengan PRKP dan BWS-NT I (Balai Wilayah Sungai-Nusa Tenggara I) terkait dengan Proyek Ai Ngelar. Proyek yang sudah berjalan sejak 13 Maret 2020 hingga 240 hari ke depan ini, sudah masuk tahap pemindahan jaringan pipa dan akan diselesaikan pada tahun ini bersamaan dengan pembangunan reservoir. Proyek ini akan dilanjutkan pada Tahun 2021 untuk pengerjaan tahap kedua di antaranya pemasangan instalansi perpipaan hingga Desa Kerekeh Kecamatan Unter Iwes. Tahun 2022 berlanjut dengan rencana pengerjaan Proyek Bendungan Kerekeh. Dengan adanya dua sumber mata air terbesar di wilayah ini, Juniardi optimis dalam beberapa tahun mendatang masalah air di Sumbawa bisa teratasi. “Jika semua itu terwujud berarti kita ada tiga sumber mata air khusus di Sumbawa yaitu Semongkat, Ai Ngelar dan Bendungan Kerekeh. Kalau sekarang hanya Semongkat yang melayani beberapa kecamatan yakni Kecamatan Sumbawa, Badas, Moyo Utara, Moyo Hilir dan sebagian Kecamatan Unter Iwes. Untuk satu mata air ini saja melayani 14 ribu pelanggan, sehingga daya layanan sangat turun sekali. Dalam rencana strategis saya saat fit and propert test kemarin, saya mengilustrasikan bahwa kita kekurangan air sebesar 669 meter kubik per hari dengan menggunakan satu sumber mata air Semongkat,” kata Juniardi yang baru dilantik 23 Maret 2020 lalu.

Baca Juga: Minimalisir Keluhan Pelanggan Dirut PDAM Ungkap Kondisi dan Strategi

Belum lama ini, Juniardi mengaku mendapat surat dari Kades Muer Kecamatan Maronge. Surat ini tindaklanjut dari komunikasi yang sudah terbangun bahwa selama ini PDAM dalam melayani pelanggannya di Maronge dan sekitarnya menggunakan pompa air, sehingga tidak maksimal. Karena itu, PDAM melakukan lobi dengan Kades Muer agar dapat mengelola sumber air Telaga Lompa dan sumber air Jaran Pusang. Dua sumber air ini merupakan proyek BWS-NT untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat setempat. Dari komunikasi ini, pihak desa menyerahkan satu sumber air di Telaga Lompa beserta instalasinya kepada PDAM. Syaratnya, PDAM membantu pihak desa untuk memperbaiki instalasi perpipaan di desa tersebut. Hal inipun disepakati yang rencananya, akan didokumentasi dengan penandatanganan MoU antara Kades Muer dan Dirut PDAM Batu Lanteh, Selasa, 2 Juni 2020. “MoU ini menjadi dasar hukum dalam mengelola sumber air tersebut. Nanti saat penandatanganan, akan disaksikan unsur Muspika setempat termasuk jajaran pengawas di Pemda Sumbawa,” ujarnya.

Dirut PDAM Sumbawa (Perumdam Batu Lanteh) dan Ketua PWI Sumbawa, Jamhur Husain B.Sc

Tidak hanya di Muer, Kecamatan Alas juga demikian. Pihaknya telah mendapat izin dari Dandim 1607 Sumbawa untuk mengelola sumur bor yang ada di Tengkal. Sebab sumber mata air PDAM yang ada di Marente dibagi dua jalur untuk melayani pelanggan dari Alas sampai Bungin, dan Alas Barat sampai ke Labuhan Mapin. Dengan jauh jaraknya itu pihaknya agak kesulitan melakukan pembagian air. “Dengan sumur Bor yang dibangun Kodim 1607 Sumbawa atas bantuan Ibu Panglima, kami diizinkan untuk mengelolanya. Sehingga pendistribusian air semakin mudah, karena PDAM sudah memiliki dua sumber air.   Sekarang dalam proses penyelesaikan administrasi sebagai dasar pengelolaan sumur bor itu,” imbuhnya.

Keberhasilan lainnya adalah mengelola Pompa Air di SDIT Samawa Cendekia. Izin pengelolaan ini diperoleh ungkap Juniardi, setelah berkomunikasikannya dengan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah M.Sc selaku pemilik. Selama bertahun-tahun wilayah Desa Labuan Sumbawa Kecamatan Badas tidak menerima distribusi air PDAM. Bahkan warga setempat mengancam akan menggelar aksi demo. Untuk mengatasinya PDAM berinisiatif membuka jalur baru, sehingga kini airnya sudah mengalir dan lancar. Dengan dikelolanya Pompa Air SDIT SC ini yang airnya akan didistribusikan kepada masyarakat wilayah Labuhan Sumbawa, maka air yang semula dari pembukaan jalur baru ini akan ditarik ke Sumbawa. Harapannya, wilayah Kota Sumbawa yang tadinya sebagai daerah kritis air, bisa terkafer.

Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak terutama Gubernur NTB, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, Dandim 1607 Sumbawa dan Kades Muer yang telah mendukung upaya Perumdam Sumbawa dalam mengatasi persoalan air PDAM guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (JEN/SR)

Lihat Juga

Johan Minta Pemerintah Segera Buat UPT Kerbau di Sumbawa

JAKARTA, samawarea.com (29/62020) Anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan ST meminta pemerintah untuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *