Tinggi PPTG Masuk Sumbawa, Berpotensi Sebagai Carrier

oleh -5 views
Pendatang dari Pulau Silus Sulawesi yang menjalani pemeriksaan di Posko Terpadu Pantai Goa, masuk ke Sumbawa via jalur laut

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (16/4/2020)

Arus kedatangan orang dari luar daerah dan luar negeri ke Kabupaten Sumbawa cukup tinggi di tengah pandemic Virus Corona ini. Data yang dirilis yang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa, Kamis, 16 April 2020, menyebutkan tercatat 6.165 orang. Mereka dikategorikan sebagai Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) dan wajib menjalani karantina mandiri selama 14 hari. Dari jumlah itu, yang sudah menjalani karantina 4.111 orang dan masih 2.054 orang.

Baca Juga:  2.054 Masih Jalani Karantina Mandiri PDP dan OTG di Sumbawa Meningkat

Sekda Sumbawa yang juga Kepala Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Drs. H. Hasan Basri MM dalam keterangan persnya, Kamis (16/4) mengakui bahwa kedatangan orang yang memilih untuk tinggal bersama keluarganya di Kabupaten Sumbawa jumlahnya kian hari semakin meningkat. Ini sangat berpotensi  sebagai carier, yaitu orang-orang yang membawa virus corona di dalam tubuhnya namun tidak mengalami gejala lazimnya orang yang terinfeksi virus corona. “Tentunya ini menjadi pemikiran tersendiri buat kita semua. Mengingat bahwa fasilitas pelayanan kita di daerah tidaklah selengkap fasilitas pelayanan di ibu kota provinsi,” kata Haji Bas—sapaan Sekda.

Beberapa hal yang sudah dilakukan Pemda Sumbawa, ungkap Haji Bas, di antaranya menyiapkan tempat karantina khusus untuk masyarakat yang secara geografis akan sulit dijangkau jika dalam masa karantina terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Membuat pos penjagaan terutama di dua titik keluar masuk barat dan timur, dan akan ditambah sesuai kebutuhan di bagian selatan antara Kecamatan Lunyuk dengan KSB. Selain itu mengawasi tata laksana karantina mandiri dengan melibatkan kecamatan desa/kelurahan dan unsur masyarakat setempat. Penerapan social/physical distance, kampanye hidup bersih dan sehat, cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, serta melakukan penyemprotan dengan desinfektan ke fasilitas umum dan fasilitas sosial. (SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Sumbawa Berdzikir Upaya Tingkatkan Kualitas Keimanan Umat