Update 12 April 2020: Tambah 4 Positif Covid di NTB, Menjadi 37 Orang

oleh -1 views

MATARAM, samawarea.com (12/4/2020)

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB kembali menerima konfirmasi 4 orang positif Covid-19. Adalah pasien nomor 34 berinisial R, laki-laki, usia 45 tahun, warga Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid19 dalam 14 hari sebelum sakit. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patjuh dengan kondisi baik. Pasien nomor 35 berinisial EAP, laki-laki dan berusia 40 tahun. Sebelumnya pasien asal Ampenan Mataram ini berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala). Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid19 dalam 14 hari sebelum sakit. Pasien ini juga memiliki riwayat kontak dengan pasien Positif Covid-19 di SPP Sukabumi. Saat ini menjalani isolasi dengan pengawasan ketat atasannya.

Pasien nomor 36, berinisial S, laki-laki, usia 61 tahun, warga Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD patut Patuh Patju Lombok Barat dengan kondisi baik. Pasien nomor 37, berinisial Ny. NLEY, perempuan, berusia 46 tahun, asal Kecamatan Ampenan Kota Mataram. Pasien ini memiliki riwayat kontak dengan Pasien 04. Saat ini pasien dalam kondisi baik.

Sekretaris Daerah Selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, dalam keterangan persnya, Minggu (12/4) mengatakan, dengan bertambahnya 4 orang ini, berarti jumlah pasien positif Covid-19 di NTB mencapai 37 orang. Rinciannya, orang sudah sembuh setelah pasien nomor 25 berinisial MA, laki-laki berusia 14 tahun warga Aikmel Lotim dinyatakan sembuh. Kemudian 2 pasien positif Covid meninggal dunia, 31 positif dirawat dan dalam keadaan baik.

Baca Juga  Alhamdulillah, 6 Guru Honorer K2 Lulus

Sekda Gita Ariadi juga merilis data lainnya yaitu jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 141 orang dengan perincian 65 (46%) PDP masih dalam pengawasan, 76 (54%) PDP sembuh, dan 11 orang PDP meninggal dunia. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 3.783 orang, terdiri dari 1.437 (38%) orang masih dalam pemantauan dan 2.346 (62%) orang selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 7.357 orang, terdiri dari 4.826 (66%) orang masih dalam pemantauan dan 2.531 (34%) orang selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 24.191 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 14.337 (59%) orang, dan selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 9.854 (41%) orang.

Ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19. “Kita semua adalah garda terdepan untuk mencegah dan menghentikan penularan virus ini. Karenanya, mari terus jaga kewaspadaan, memperhatikan seluruh himbauan pemerintah, menerapkan physical distancing minimal dua meter, senantiasa menjaga kebersihan, sering cuci tangan dengan sabun di air mengalir, sebisa mungkin tetap berada di rumah serta selalu memakai masker jika terpaksa harus keluar rumah,” himbaunya.

Kepada seluruh Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) wajib melaksanakan karantina rumah secara disiplin selama 14 hari. Demikian juga Orang Dalam Pemantauan (ODP) wajib mengikuti karantina terpusat yang disiapkan oleh pemerintah daerah setempat. “Karena hanya dengan cara inilah kita bisa berkontribusi untuk mewujudkan keselamatan bersama. Sebab jika melanggar bukan hanya membahayakan bagi keluarga dan semua masyarakat, namun juga bisa dikenakan sanksi pidana berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular,” pungkasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda