SUMBAWA BESAR, SR (24/11/2019)
Naas yang dialami Dedi (38). Warga Desa Baru Kecamatan Alas ini menemui ajalnya di jalan raya lintas Sumbawa–Tano KM 20–21 tepatnya di jalan menikung ringan ke kiri dari arah Sumbawa Dusun Bermang, Desa Luk, Kecamatan Rhee, Kabupaten Sumbawa. Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario Techno EA 4601 KA ini tewas di tempat kejadian perkara (TKP) setelah dilindas Bus Damri, Minggu (24/11) sekitar pukul 08.20 Wita.
Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasatlantas, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bowo Tri Handoko SE., S.IK, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Berawal dari Bus Damri DR 7386 AB yang dikemudikan Sukardi (45) warga Praya Barat, Lombok Tengah mengangkut 14 orang penumpang melaju dari arah Sumbawa menuju Tano. Saat melintas di jalan menikung ringan ke kiri dari arah Sumbawa Dusun Bermang, Desa Luk, Kecamatan Rhee, muncul dari arah berlawanan sepeda motor Vario Techno yang melaju dan menyalip kendaraan truck yang searah di depannya. Karena sepeda motor terlalu melambung ke kanan dan jarak dengan Damri sangat dekat, membuat pengemudi dan pengendara tersebut tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya. Tabrakan pun tak dapat dihindari. Seketika pengendara Vario tewas di tempat dalam kondisi mengenaskan. Anggota yang mendapat laporan langsung beranjak ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Selain itu mengecek korban yang sudah dibawa ke Puskesmas Rhee. Kini kasus kecelakaan itu masih dalam penanganan intensif.
Dalam kesempatan itu, Kasatlantas Bowo menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam berkendara. Jaga jarak dan tidak melaju dalam kecepatan tinggi. Selain itu melengkapi diri dengan helm, SIM dan STNK, serta kendaraan yang digunakan memenuhi kelengkapan teknis. Pasalnya, pelanggaran itu awal dari kecelakaan lalulintas. (JEN/SR)






