SUMBAWA BARAT, SR (16/1/2019)
Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Sayfuddin ST melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke RSUD Assyifa, Rabu (16/1). Dalam sidaknya, Wabup berharap pelayanan RSUD setempat harus lebih baik dari sebelumnya mengingat terpenuhinya seluruh pegawai strukutral. “Manajemen baru direposisi, semua posisi sudah terisi. Semoga berdampak positif dan kian meningkatnya pelayanan,” kata Wabup.
Ia juga mengingatkan mengelola manajemen RSUD harus terbuka dalam segala hal termasuk sering melakukan evaluasi untuk mengidentifikasi kekurangan dan kendala yang dihadapi. Pimpinan juga harus bisa mengayomi bawahan. Sebaliknya bawahan harus menghormati atasan. Semua harus kompak dan tidak saling menjatuhkan. “Sebagai pimpinan di daerah ini, kami selalu memantau seluruh OPD termasuk RSUD ini karena yang langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Masih di kesempatan yang sama, Wabup mengaku mendapat informasi terkait adanya dugaan pungutan liar (Pungli) di RSUD Assyifa. Ia mengaku mengetahui pelakunya, namun masih memberikan kesempatan kedua untuk bertobat dan tidak mengulangi lagi perbuatannya. Jika masih membandel, pihaknya tidak segan-segan memecatnya. “Kami hanya berikan sanksi memindahkannya ke instansi lain,” imbuhnya.
Sementara Asisten III Abdul Malik menilai tingkat kedisiplinan di RSUD Assyifa pada tahun 2018 cukup menggembirakan. Ini terlihat dari tingkat kehadiran tanpa keterangan, nol. Meningkatnya disiplin jajaran RSUD Assyifa sangat tergantung dari peran atasannya. “Setiap pagi harus mengeveluasi pegawai agar kita megetahui kekuatan kita yang diimbangi dengan jumlah pasien yang ditangani,” pungkasnya. (HEN/SR)






