SUMBAWA BESAR, SR (17/1/2019)
Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa menggelar program baru. Program yang bertujuan untuk menghilangkan kesan adanya sekat pemimpin dan rakyat ini, dilaksanakan serangkaian dengan HUT Kabupaten Sumbawa ke-60. Program bertajuk “Husni Mo Mendengar” ini digelar di empat kecamatan, dan secara perdana diawali di Kecamatan Utan, Rabu (16/1) malam. Program tersebut dihadiri Bupati Sumbawa HM. Husni Djibril, B.Sc dan Wakil Bupati Drs. H. Mahmud Abdullah, sejumlah Kepala OPD, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat Kecamatan Utan.
Dalam sambutannya Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril menyebutkan bahwa kegiatan untuk mendengar keluh kesah dan harapan masyarakat tentang apa yang belum dan sudah dikerjakan pemerintah di Tana Samawa khususnya Kecamatan Utan. Program “Husni Mo Mendengar” ini dilaksanakan di empat kecamatan yaitu Utan, Moyo Hilir, Ropang dan Kecamatan Labangka. Sejumlah kecamatan inilah yang disinggahi Kirab Bendera Pataka Lambang Kabupaten. “Insya Allah program ini akan terus terus pada tahun-tahun berikutnya. Ini semata mata untuk mendekatkan diri kami selaku pimpinan daerah kepada masyarakat. Semoga pertemuan semacam ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat, karena kesan jauhnya dari masyarakat itu tetap ada. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat dan masyarakat atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan lancar. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini harapan-harapan masyarakat terwujud karena seringnya kita mendengarkan suara masyarakat,” paparnya.
Dialog ini lanjut Bupati, sangat besar manfaatnya. Semua masalah yang menyangkut daerah dan kepentingan masyarakat dibahas tuntas.
Sebelumnya Camat Utan, Muhammad Nur, S.STP menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa beserta rombongan serta menunjuk Kecamatan Utan sebagai salah satu tempat pelaksanaan “Husni Mo Mendengar”. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk menyampaikan segala harapan agar dapat direalisasikan Bupati dan Wakil Bupati.
Dilaporkan Camat Nur, pemerintah dan masyarakat telah melaksanakan kegiatan gotong royong serentak selama 60 Menit di 9 desa sesuai Surat Edaran Bupati pada titik–titik yang ditetapkan. Selain itu pelayanan KB gratis dan dilanjutkan pelayanan sunatan massal di Puskesmas Utan. (SR)






